Peran Scarab dalam Tradisi Pemakaman
Penggunaan patung scarab yang paling penting dapat ditemukan dalam ritual pemakaman. Masyarakat Mesir Kuno memiliki keyakinan kuat tentang kehidupan setelah mati, sehingga prosesi pemakaman dilakukan dengan persiapan spiritual yang matang. Dalam konteks ini, scarab memegang peran yang sangat krusial.
Jenis yang paling dikenal adalah scarab jantung. Jimat ini diletakkan di area dada mumi, tepat di atas jantung. Dalam kepercayaan Mesir Kuno, jantung dianggap sebagai pusat perasaan, pikiran, dan moral manusia. Setelah kematian, jantung akan ditimbang di alam baka untuk menentukan kelayakan seseorang memasuki kehidupan abadi.
Scarab jantung berfungsi sebagai pelindung spiritual agar jantung tidak memberikan kesaksian buruk terhadap pemiliknya. Dengan bantuan scarab ini, roh diharapkan mampu melewati pengadilan akhir dan memperoleh kehidupan yang damai di alam setelah mati.
BACA JUGA:BMKG Lampung Prediksi Hujan Meluas Sepanjang Hari di Sejumlah Wilayah
Makna Filosofis Patung Scarab
Lebih dari sekadar simbol religius, patung scarab mengandung nilai filosofi yang mendalam. Scarab melambangkan perubahan dan perjalanan hidup manusia.
Tahapan hidup scarab, mulai dari telur, larva, hingga menjadi kumbang dewasa, dipandang sebagai cerminan perjalanan jiwa menuju kesempurnaan.
Pandangan ini selaras dengan filosofi Mesir Kuno yang melihat kehidupan sebagai siklus tanpa akhir. Kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan tahap menuju bentuk kehidupan yang lebih tinggi. Karena itulah, scarab menjadi simbol harapan, optimisme, dan keyakinan akan pembaruan hidup.
BACA JUGA:Tim Damkarmat Bandar Lampung Selamatkan Pria Jatuh ke Sumur Sedalam 10 Meter
Patung Scarab dalam Seni dan Budaya
Dalam seni Mesir Kuno, patung scarab dibuat dengan detail yang halus dan sarat makna simbolis.
Banyak scarab memiliki ukiran hieroglif di bagian bawahnya, berupa nama raja, gelar bangsawan, doa, maupun pesan religius.
Keberadaan scarab juga mencerminkan kemajuan seni dan teknologi Mesir Kuno. Teknik pembuatan yang rapi serta pemilihan bahan yang tahan lama menunjukkan bahwa scarab bukanlah benda biasa, melainkan artefak penting dalam kebudayaan mereka.
BACA JUGA:Apel Gelar Pasukan Tanda Dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026 di Bandar Lampung
Scarab di Museum Modern