Tembikar Mesir Kuno: Jejak Kehidupan Sehari-hari dan Kepercayaan Spiritual

Tembikar Mesir Kuno: Jejak Kehidupan Sehari-hari dan Kepercayaan Spiritual

tembikar Mesir Kuno bukan sekadar benda dari tanah liat, melainkan cerminan kehidupan masyarakatnya. - Foto Instagram@riyantssj--

MEDIALAMPUNG.CO.ID  - Tembikar Mesir Kuno merupakan salah satu peninggalan budaya yang paling banyak ditemukan oleh para arkeolog.

Benda-benda ini terbuat dari tanah liat yang dibentuk lalu dibakar pada suhu tertentu hingga mengeras.

Meski terlihat sederhana, tembikar memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Mesir Kuno, baik untuk keperluan sehari-hari maupun kegiatan ritual dan keagamaan.

Keberadaan tembikar membantu para ahli memahami pola hidup, kebiasaan makan, aktivitas ekonomi, hingga kepercayaan spiritual peradaban Mesir Kuno.

BACA JUGA:Jam Air dan Jam Matahari: Kecanggihan Pengukur Waktu Mesir Kuno

Dalam kehidupan domestik, tembikar digunakan secara luas sebagai peralatan rumah tangga.

Masyarakat Mesir Kuno memanfaatkan berbagai jenis wadah tanah liat untuk menyimpan bahan makanan, air, minyak, gandum, dan hasil pertanian lainnya.

Kendi air menjadi benda yang sangat penting, terutama karena Mesir memiliki iklim yang panas dan kering. Selain itu, tembikar juga digunakan sebagai gelas untuk minum bir dan anggur, dua minuman yang cukup populer pada masa itu.

Bir bahkan dianggap sebagai bagian dari makanan pokok, sehingga wadah pembuat dan penyajinya sangat dibutuhkan.

BACA JUGA:Wardatina Mawa Tolak Damai, Polisi Jadwalkan Gelar Perkara Dugaan Perzinaan Inara Rusli

Selain untuk penyimpanan dan konsumsi, tembikar juga berperan dalam proses pengolahan makanan.

Cetakan roti dari tanah liat banyak ditemukan di situs-situs pemukiman Mesir Kuno.

Roti merupakan makanan utama masyarakat, sehingga keberadaan cetakan ini menunjukkan betapa pentingnya tembikar dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Tungku tanah liat juga digunakan untuk memasak, menunjukkan bahwa tembikar tidak hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga sebagai alat penunjang aktivitas dapur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: