PESBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Dua warga Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), diduga hilang saat sedang memancing di aliran Sungai Way Halami, tepatnya di wilayah perbatasan antara Pekon Lemong dan Pekon Cahaya Negeri, pada Jumat, 30 Januari 2026 sore.
Kedua warga yang diduga hilang tersebut diketahui bernama Arnando dan Sukir. Keduanya merupakan warga Pekon Rata Agung yang saat kejadian tengah memancing bersama dua rekannya, yakni Nurohman dan Nurohim.
Plt. Camat Lemong, Nurohmad, mengatakan peristiwa itu bermula ketika keempat warga tersebut memancing di aliran Sungai Way Halami dengan posisi saling berseberangan di sisi sungai. Namun, secara tiba-tiba terjadi banjir bandang yang menyebabkan arus sungai menjadi deras.
“Berdasarkan keterangan dua warga yang selamat, saat mereka sedang memancing tiba-tiba air sungai meluap dan arus menjadi sangat deras. Diduga Arnando dan Sukir terseret arus sungai tersebut,” ungkapnya.
BACA JUGA:Politisi Partai Nasdem H.Jasroni Gelar Sosialisasi IPWK di Kecamatan Jatiagung
Menurutnya, kejadian tersebut berlangsung sangat cepat sehingga kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Sementara dua warga lainnya berhasil bertahan dan kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Pasca kejadian, upaya pencarian langsung dilakukan oleh masyarakat setempat sejak Jumat malam hingga Sabtu sore. Namun hingga saat ini, keberadaan kedua korban belum berhasil ditemukan.
“Warga sudah berupaya melakukan pencarian secara manual menyusuri aliran sungai, tetapi hasilnya masih nihil, warga berhasil menemukan senter dan alat pancing di dasar sungai yang di duga milik kedua korban,” jelasnya.
BACA JUGA:HUT ke-60, Bank Lampung Teguhkan Semangat Greatest One
Masyarakat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat juga telah turun langsung ke lokasi untuk membantu proses pencarian.
Selain itu, Tim Basarnas Provinsi Lampung telah dihubungi dan saat ini dilaporkan masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.
“Kami berharap dengan bantuan Basarnas, proses pencarian bisa lebih maksimal dan korban segera ditemukan,” ujarnya.