Agar anak tidak mudah bosan, lompat kelinci bisa dikombinasikan dengan unsur permainan dan imajinasi.
Anak dapat diajak berpura-pura menjadi kelinci yang sedang menjelajahi taman, mencari makanan, atau melompati rintangan imajiner.
Musik ceria juga bisa ditambahkan untuk menciptakan suasana yang lebih menyenangkan dan memotivasi anak untuk bergerak aktif.
BACA JUGA:Telaga Nilem, Permata Air Jernih yang Menyatu dengan Alam Kuningan
Peran Orang Tua dalam Aktivitas Lompat Kelinci
Keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendampingi anak saat melakukan lompat kelinci.
Selain memastikan keamanan, orang tua dapat memberi contoh gerakan, membantu mengatur ritme, serta memberikan pujian atas usaha anak.
Dukungan sederhana ini akan membuat anak merasa dihargai dan semakin bersemangat menjalani aktivitas fisik.(*)