Menekan Risiko Banjir dan Kerusakan Infrastruktur
Salah satu penyebab utama banjir di wilayah perkotaan adalah tersumbatnya saluran air akibat sampah.
Ketika selokan dan sungai penuh oleh limbah rumah tangga, aliran air menjadi terhambat dan menyebabkan genangan.
Dengan disiplin membuang sampah pada tempatnya, fungsi sistem drainase dapat berjalan optimal, sehingga risiko banjir dan kerusakan infrastruktur dapat dikurangi.
BACA JUGA:Kulit Sehat dan Glowing Berkat Sayuran Hijau, Ini Manfaatnya bagi Kecantikan
Menjaga Kesuburan Tanah dan Kualitas Air
Sampah yang dibuang sembarangan, terutama limbah plastik dan bahan kimia, berpotensi mencemari tanah dan air.
Zat berbahaya dapat meresap ke dalam tanah dan mencemari air tanah yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Jika kebiasaan membuang sampah pada tempatnya diterapkan secara konsisten, kualitas lingkungan alam seperti tanah dan sumber air akan tetap terjaga dan aman bagi kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya.
BACA JUGA:Bentuk Kepedulian Nyata Bupati Egi Sambangi SLB di Sidomulyo
Melindungi Ekosistem dan Keberlangsungan Makhluk Hidup
Lingkungan yang tercemar sampah dapat mengancam kelangsungan flora dan fauna.
Hewan sering kali tidak mampu membedakan sampah dengan makanan, sehingga berisiko mengalami gangguan kesehatan atau kematian.
Dengan membuang sampah secara tepat, keseimbangan ekosistem dapat dipertahankan dan keanekaragaman hayati tetap terlindungi.
BACA JUGA:Wagub Jihan Hadiri Natal Oikoumene, Tegaskan Komitmen Toleransi di Lampung
Mendukung Sistem Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan