Memahami Rebonding Secara Menyeluruh
Berbeda dengan smoothing, rebonding adalah metode pelurusan rambut yang bekerja dengan mengubah struktur alami rambut secara permanen.
Perawatan ini sangat efektif untuk rambut yang sangat keriting, ikal kuat, atau sulit diluruskan dengan teknik biasa.
Hasil rebonding cenderung sangat lurus, rata dari akar hingga ujung, dan terlihat lebih kaku dibandingkan smoothing.
BACA JUGA:KUR BRI Jadi Solusi Permodalan UMKM di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Proses rebonding melibatkan bahan kimia yang lebih kuat untuk memutus ikatan alami rambut, kemudian membentuk ulang struktur rambut agar tetap lurus.
Karena sifatnya permanen, hasil rebonding dapat bertahan lama hingga rambut baru tumbuh dari akar.
Rambut yang tumbuh kembali biasanya memiliki tekstur asli, sehingga memerlukan perawatan ulang pada bagian akar.
Meski memberikan hasil lurus maksimal, rebonding memiliki risiko lebih tinggi terhadap kesehatan rambut. Tanpa perawatan intensif, rambut bisa menjadi kering, rapuh, dan mudah patah.
BACA JUGA:Peluang Peringatkan Ancaman Akun Telegram Palsu Berkedok Investasi
Perbedaan Utama Smoothing dan Rebonding
Secara umum, perbedaan smoothing dan rebonding terletak pada tingkat perubahan struktur rambut dan hasil akhirnya.
Smoothing memberikan efek lurus yang lembut dan alami, sedangkan rebonding menghasilkan rambut lurus permanen dan sangat rapi. Dari segi ketahanan, smoothing bersifat sementara, sementara rebonding mampu bertahan lebih lama.
Perbedaan lainnya juga terlihat dari tingkat perawatan setelah tindakan. Rambut hasil smoothing cenderung lebih mudah dirawat, sedangkan rambut rebonding membutuhkan perhatian ekstra, seperti penggunaan masker rambut dan produk perawatan khusus agar tetap sehat dan tidak mudah rusak.
BACA JUGA:Libur Nataru 2025 Padat, KAI Tanjung Karang Imbau Penumpang Datang Lebih Awal
Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?