Perbedaan Smoothing dan Rebonding yang Sering Disalahpahami
Smoothing dan rebonding sama-sama menawarkan solusi untuk rambut lurus dan rapi, tetapi dengan karakteristik yang berbeda. - Freepik--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Perawatan rambut pelurus masih menjadi pilihan favorit banyak orang yang ingin tampil rapi, praktis, dan lebih percaya diri.
Namun, sebelum memutuskan datang ke salon, penting untuk memahami perbedaan smoothing dan rebonding secara menyeluruh.
Meski sama-sama bertujuan meluruskan rambut, kedua perawatan ini memiliki cara kerja, hasil akhir, serta tingkat perawatan yang berbeda.
Kesalahan memilih metode pelurusan bisa membuat hasil tidak sesuai harapan, bahkan berisiko merusak kesehatan rambut.
BACA JUGA:HAB ke-80 Kemenag RI di Gedung Surian Jadi Tonggak Penguatan Kerukunan dan Pendidikan Agama
Mengenal Perawatan Smoothing Rambut
Smoothing merupakan teknik pelurusan rambut yang berfokus pada melembutkan dan merapikan tekstur rambut tanpa mengubah struktur alaminya secara ekstrem.
Perawatan ini umumnya cocok bagi pemilik rambut bergelombang ringan, mengembang, atau sulit diatur.
Hasil smoothing terlihat lebih natural, dengan rambut yang tampak lurus lembut namun tetap memiliki volume alami.
BACA JUGA:PAD Tak Capai Target, Pemprov Lampung Terapkan Tunda Bayar Akhir 2025 Ini Penjelasan Kepala Bapenda
Dari sisi proses, smoothing menggunakan bahan kimia dengan kadar yang relatif lebih ringan dibandingkan rebonding. Rambut diluruskan dengan bantuan alat pemanas, tetapi tetap mempertahankan fleksibilitasnya.
Karena tidak mengubah struktur rambut secara permanen, hasil smoothing bersifat semi permanen dan dapat berkurang seiring waktu, terutama jika rambut sering terkena air atau kurang perawatan.
Keunggulan smoothing terletak pada tampilan rambut yang lebih alami serta risiko kerusakan yang lebih rendah.
Meski demikian, perawatan lanjutan tetap dibutuhkan agar rambut tetap halus dan tidak kembali mengembang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




