Selain itu, program MBG bertujuan mendukung pertumbuhan anak, mencegah stunting dan anemia, serta meningkatkan fokus dan semangat belajar dengan penyediaan menu yang bervariasi setiap hari.
“Tapi kondisi MBG yang diterima sangat tidak sesuai dengan prosedur yang semestinya dalam program MBG,” jelas Ahmad Syaripudin, Senin, 29 Desember 2025.
Atas kondisi tersebut, ia meminta pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan dan mengambil tindakan tegas terhadap penyedia MBG yang mengelola anggaran negara untuk gizi anak sekolah.
Ia menegaskan, jika ditemukan dugaan penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara, maka harus segera ditindaklanjuti.
BACA JUGA:Kabar Baik! SK 4.784 PPPK Paruh Waktu Honorer Lampura Dibagikan 31 Desember
“Saya minta kepada pihak terkait agar melakukan pengawasan dan tindakan terhadap penyedia dalam mengelola anggaran negara untuk gizi anak sekolah. Karena diduga Dapur MBG penyedia di SDN 1 Kalibening Raya dengan sengaja meraup keuntungan besar yang tidak sesuai aturan,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, MEDIALAMPUNG.CO.ID belum berhasil mengonfirmasi pihak pengelola Dapur MBG penyedia di SDN 1 Kalibening Raya.