6. Alergi terhadap Debu, Tungau, atau Bulu Hewan
Alergi memicu peradangan pada saluran napas.
Ketika tidur di kamar yang penuh alergen, sistem imun bereaksi dan menyebabkan tenggorokan terasa gatal atau sakit.
Gejala tambahan:
- hidung berair
- mata gatal
- bersin berulang
BACA JUGA:Daun Saga untuk Batuk: Manfaat, Cara Pemakaian, dan Hal yang Perlu Diperhatikan
7. Mendengkur atau Sleep Apnea
Kebiasaan mendengkur memaksa seseorang bernapas lewat mulut.
Hal ini membuat tenggorokan mudah kering dan iritasi.
Dalam beberapa kasus, mendengkur dapat menjadi tanda sleep apnea, yaitu gangguan tidur yang membuat seseorang berhenti napas berulang kali saat tidur.
BACA JUGA:Tangan Biru: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
8. Paparan Asap, Polusi, atau Bahan Kimia
Asap rokok, polusi, parfum kuat, hingga bahan pembersih yang menguap dapat mengiritasi saluran pernapasan. Jika paparan terjadi di kamar tidur, gejala sering terasa ketika bangun pagi.
9. Post-Nasal Drip (Lendir yang Menetes ke Tenggorokan)
Saat pilek atau alergi, lendir dari hidung dapat mengalir ke belakang tenggorokan saat tidur. Lendir ini dapat menyebabkan rasa mengganjal, batuk ringan, dan iritasi saat bangun.
BACA JUGA:Cara Meredakan Batuk yang Tepat agar Aktivitas Tetap Lancar
Cara Mengatasi Tenggorokan Sakit Saat Bangun Tidur