Saat tubuh kekurangan cairan, produksi air liur menurun.
Padahal air liur berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi jaringan tenggorokan.
Ketika tidur selama berjam-jam tanpa asupan cairan, tenggorokan menjadi lebih kering dan mudah terasa sakit.
BACA JUGA:Manfaat Jamu Kunyit Asam untuk Kesehatan; Minuman Tradisional yang Kaya Khasiat
3. Infeksi Virus atau Bakteri
Infeksi seperti pilek, flu, faringitis, atau radang amandel (tonsilitis) sering membuat tenggorokan terasa sakit pada pagi hari. Pada kondisi ini, peradangan yang terjadi semalaman memperburuk rasa tidak nyaman saat bangun.
Ciri tambahan:
- demam
- hidung mampet
- batuk
- pembengkakan kelenjar leher
BACA JUGA:Rekomendasi Alat Tes Kolesterol Akurat untuk Pemantauan Mandiri
4. Refluks Asam Lambung (GERD)
Pada penderita GERD, asam lambung dapat naik ke tenggorokan ketika berbaring di malam hari. Asam tersebut menyebabkan iritasi, membuat tenggorokan terasa perih, pahit, atau gatal saat bangun.
Keluhan ini biasanya disertai:
- rasa panas di dada
- mulut terasa asam
- batuk kering di pagi hari
BACA JUGA:Bahaya NAPZA bagi Tubuh dan Pikiran yang Wajib Diwaspadai
5. Udara Ruangan yang Terlalu Kering
Tidur di ruangan ber-AC atau kamar dengan ventilasi buruk sering membuat kelembapan udara berkurang.
Udara kering membuat jaringan tenggorokan kehilangan kelembapan sehingga muncul rasa perih saat bangun.
BACA JUGA:Manfaat Kopi Jahe bagi Kesehatan: Minuman Hangat yang Penuh Energi dan Nutrisi