Gerak Cepat, Bupati Lampung Barat Tinjau Korban Kebakaran Rumah di Kebuntebu
Bupati Parosil Mabsus mrninjau lokasi rumah kebakarang di Pekon Tugumulia Kecamatan Kebuntebu. Foto : dok--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Musibah kebakaran yang terjadi di momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menggugah kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Sebuah rumah milik warga bernama Lihun di Cilta Gara, Pekon Tugumulya, Kecamatan Kebuntebu, dilalap si jago merah pada Jumat dini hari (27/3/2026) sekitar pukul 04.20 WIB.
Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan rumah mengalami kerusakan parah. Kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, terlebih berlangsung saat masyarakat tengah mempersiapkan diri menyambut Lebaran.
Mendapat informasi kejadian tersebut, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus langsung bergerak cepat. Hanya beberapa jam setelah kejadian, ia turun langsung ke lokasi untuk menyambangi korban sekaligus memastikan keluarga terdampak mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.
Kehadiran Parosil di tengah keluarga korban menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak tinggal diam ketika warganya tertimpa musibah. Di tengah suasana duka, kehadiran kepala daerah dua periode itu memberikan semangat bagi Lihun dan keluarga agar tetap tegar menghadapi cobaan.
Dalam kesempatan tersebut, Parosil menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di lokasi bencana merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak musibah mendadak di momentum penting keagamaan.
"Langkah cepat ini menjadi bukti respons tanggap Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, terutama pada situasi bencana yang terjadi secara tiba-tiba di momentum hari besar keagamaan," ujar Parosil.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat kondisi darurat terjadi. Menurutnya, kehadiran pemerintah bukan hanya untuk melihat langsung kondisi warga, tetapi juga memberikan dukungan agar masyarakat tidak merasa sendiri saat menghadapi musibah.
"Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat, agar warga yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa," lanjutnya.
Di hadapan keluarga korban, Parosil juga menyampaikan rasa simpati dan duka mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa rumah Lihun. Ia berharap keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian tersebut.
"Ini adalah wujud perhatian dan empati pemerintah daerah kepada warga yang mengalami musibah," kata Parosil.
Ia juga menyampaikan keprihatinan secara langsung sembari memberikan semangat kepada korban.
"Atas nama pemerintah kami turut prihatin atas terjadinya musibah kebakaran ini," ujar Parosil Mabsus.
Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang dan saat perayaan hari besar ketika aktivitas rumah tangga meningkat.
Ia mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berasal dari instalasi listrik. Selain itu, masyarakat diminta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan, termasuk memeriksa aliran listrik, kompor, serta sumber api lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



