Fenomena ini juga dikenal sebagai “mercusuar alam”, karena cahayanya yang bisa terlihat hingga 400 kilometer jauhnya di tengah lautan.
Tak heran jika Catatumbo Lightning telah masuk dalam Guinness World Records sebagai daerah dengan frekuensi petir tertinggi di dunia.
Petir Catatumbo menjadi pengingat tentang kekuatan luar biasa alam semesta yang bekerja dalam keseimbangan sempurna.
Walau sering dianggap menakutkan, fenomena ini menunjukkan betapa kompleks dan menakjubkannya sistem cuaca di Bumi.
BACA JUGA:Fakta Menarik Gunung Fuji, Gunung Suci Jepang yang Penuh Misteri
Bagi para ilmuwan, area ini menjadi laboratorium alami untuk meneliti perubahan iklim global dan dinamika atmosfer tropis.
Meski telah banyak diteliti, mengapa petir ini tidak pernah berhenti selama ratusan tahun masih menjadi misteri.
Ada periode singkat pada 2010 ketika fenomena ini berhenti selama beberapa minggu, dan banyak ilmuwan menduga hal itu akibat perubahan pola angin serta suhu permukaan laut.
Namun setelah itu, petir kembali menyala, mempertegas julukannya sebagai “Petir Abadi” simbol kekuatan, ketekunan, dan pesona abadi alam Venezuela.
BACA JUGA:Kehidupan Mikro di Europa dan Enceladus: Samudra Es yang Menyimpan Rahasia