Ngarai Sianok, Mahakarya Alam Minangkabau

Minggu 31-08-2025,16:22 WIB
Reporter : Yayan Prantoso
Editor : Budi Setiawan

Sungai Sianok yang kini mengalir di dasar lembah awalnya diyakini sebagai semburan api naga, sebelum kemudian berubah menjadi aliran air sebagai bentuk permintaan maaf Katik Muno kepada Sang Purba.

Namun, penjelasan ilmiah menawarkan kisah lain yang tak kalah menarik. Para ahli geologi meyakini Ngarai Sianok terbentuk dari aktivitas Sesar Semangko, yaitu patahan besar yang membelah Pulau Sumatera dari ujung utara hingga selatan. 

Proses peregangan kerak bumi yang berlangsung jutaan tahun lalu menyebabkan bagian tengahnya turun, membentuk lembah curam yang kini kita saksikan. 

Abu vulkanik dari letusan Gunung Purba Maninjau yang tersebar di kawasan ini menjadikan tanah sekitar sangat subur, terbukti dari hijaunya pepohonan dan luasnya lahan pertanian yang terhampar di lembah.

BACA JUGA:NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Keanggotaan DPR RI

Menikmati Ngarai dari Berbagai Sudut Pandang

Keelokan Ngarai Sianok dapat dinikmati dari dua cara utama: dari ketinggian maupun dari dasar lembah.

Dari atas, pengunjung bisa menyaksikan hamparan lembah luas dengan tebing-tebing terjal yang tampak kontras dengan hijaunya pepohonan. 

Beberapa lokasi populer untuk menikmati pemandangan ini antara lain Taman Panorama, Puncak Taruko, dan Janjang Koto Gadang. 

BACA JUGA:Rumah Ahmad Sahroni Dijarah, Jam Tangan Rp11,7 Miliar Hingga Ijazah Hilang

Dari Taman Panorama, wisatawan bisa berpose di viewing platform dengan latar tebing yang menjulang. Puncak Taruko menyajikan spot swafoto menarik di jembatan kayu yang menjorok ke arah lembah. 

Sementara Janjang Koto Gadang menghadirkan pengalaman unik berupa jalur tangga panjang yang kerap disebut menyerupai Tembok Besar Cina, sekaligus menyuguhkan panorama spektakuler.

Bagi yang ingin merasakan sensasi berbeda, menjelajah ke bagian dasar lembah bisa menjadi pilihan tepat. Dari dekat, tebing-tebing curam terlihat semakin megah dengan detail yang menakjubkan. 

Area persawahan yang membentang luas, jalan setapak kecil, serta aliran Sungai Sianok yang tenang menambah kesan damai dan alami. Banyak wisatawan memanfaatkan lokasi ini untuk berfoto dengan latar belakang tebing hijau dan hamparan padi yang subur.

BACA JUGA:Aries Gold: Jam Tangan Elegan dengan Sentuhan Lapisan Emas Mewah

Magnet Wisata yang Tak Pernah Membosankan

Kategori :