Panduan Cerdas Mengukur Berat Badan Bayi

Selasa 19-08-2025,19:21 WIB
Reporter : Apriyanti
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Masa bayi merupakan periode emas yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak di kemudian hari. Salah satu aspek yang paling mudah dipantau oleh orang tua adalah berat badan bayi.

Kenaikan berat badan sesuai usia menandakan bayi memperoleh asupan nutrisi yang cukup sekaligus tumbuh dengan sehat. 

Sebaliknya, jika berat badan stagnan atau menurun, hal ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada pola makan maupun kesehatan bayi.

Para ahli kesehatan merekomendasikan penggunaan tabel berat badan bayi WHO (World Health Organization) sebagai acuan global untuk memastikan tumbuh kembang anak berada pada jalur yang tepat.

BACA JUGA:Urutan Imunisasi Bayi yang Harus Diketahui untuk Perlindungan Kesehatan Maksimal

Mengapa Pemantauan Berat Badan Bayi Sangat Penting?

Berat badan bayi tidak sekadar angka di timbangan, tetapi gambaran nyata dari kondisi kesehatan dan status gizinya. Berikut alasan penting mengapa pemantauan berat badan tidak boleh diabaikan.

Berat badan yang sesuai dengan usia menandakan kebutuhan nutrisi bayi tercukupi, baik dari ASI, susu formula, maupun MPASI. Selain itu, pemantauan juga membantu mendeteksi dini gangguan kesehatan atau kekurangan gizi jika berat badan tidak sesuai kurva pertumbuhan.

Pertambahan berat badan juga bisa menjadi indikator keberhasilan pola pemberian makan, apakah ASI eksklusif, susu formula, atau makanan pendamping sudah sesuai. Lebih jauh, pencatatan rutin memberikan rasa tenang bagi orang tua karena dapat memastikan tumbuh kembang bayi berjalan optimal.

BACA JUGA:Arumi Bachsin Menang Kostum Terbaik di HUT RI ke-80, Pulang Bawa Kambing

Cara Praktis Memantau Pertumbuhan Bayi di Rumah

Orang tua bisa melakukan pemantauan tumbuh kembang bayi secara sederhana namun efektif di rumah. 

Penimbangan sebaiknya dilakukan sebulan sekali menggunakan timbangan khusus bayi agar hasil lebih akurat.

Data yang diperoleh dapat dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS) atau aplikasi digital tumbuh kembang. 

BACA JUGA:Danau Paniai, Pesona Eksotis di Jantung Papua

Kategori :