Urutan Imunisasi Bayi yang Harus Diketahui untuk Perlindungan Kesehatan Maksimal
Imunisasi merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi anak. - Foto freepik--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Masa bayi merupakan periode emas pertumbuhan sekaligus fase paling rentan terhadap berbagai penyakit menular. Karena itu, imunisasi menjadi salah satu langkah penting yang wajib diberikan sejak dini.
Melalui imunisasi, tubuh bayi diperkenalkan pada virus atau bakteri yang sudah dilemahkan atau dimatikan sehingga sistem kekebalan dapat membentuk antibodi tanpa harus terinfeksi terlebih dahulu.
Meski demikian, masih banyak orang tua yang bingung mengenai jadwal imunisasi yang tepat. Padahal, pemberian vaksin sesuai urutan dan waktunya akan sangat menentukan seberapa baik perlindungan yang diterima si kecil.
Artikel ini akan membahas urutan imunisasi bayi sejak lahir hingga usia di atas satu tahun, sekaligus tips praktis agar tidak ada jadwal yang terlewat.
BACA JUGA:Arumi Bachsin Menang Kostum Terbaik di HUT RI ke-80, Pulang Bawa Kambing
Pentingnya Imunisasi untuk Bayi
Bayi dilahirkan dengan sistem imun yang belum matang. Antibodi yang diturunkan dari ibu hanya bertahan sementara dan tidak cukup untuk melawan semua penyakit. Inilah mengapa imunisasi memiliki peran yang sangat besar.
Imunisasi terbukti mampu membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit berbahaya, mengurangi risiko kecacatan akibat komplikasi, serta menekan angka kesakitan dan kematian pada bayi maupun balita.
Lebih jauh lagi, cakupan imunisasi yang tinggi juga menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity, sehingga bukan hanya anak yang terlindungi tetapi juga masyarakat di sekitarnya.
BACA JUGA:Danau Paniai, Pesona Eksotis di Jantung Papua
Jadwal Imunisasi Bayi Sesuai Usia
Pada masa baru lahir hingga usia satu bulan, imunisasi hepatitis B atau HB-0 sebaiknya diberikan maksimal dalam 24 jam pertama setelah bayi lahir untuk mencegah penularan hepatitis B dari ibu.
Selain itu, vaksin BCG umumnya diberikan saat bayi berusia satu bulan untuk mencegah infeksi tuberkulosis yang berisiko menyerang paru maupun selaput otak.
Saat bayi memasuki usia dua bulan, ia akan mendapatkan vaksin DTP-HB-Hib dosis pertama yang melindungi dari lima penyakit sekaligus, yaitu difteri, tetanus, pertusis, hepatitis B, serta infeksi Hib.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




