Hujan Deras Dua Jam, Sungai Way Melebui Lunik Meluap Rendam 10 Rumah di Pekon Tembelang

Hujan Deras Dua Jam, Sungai Way Melebui Lunik Meluap Rendam 10 Rumah di Pekon Tembelang

Hujan deras dua jam sebabkan Sungai Way Melebui Lunik meluap dan rendam 10 rumah warga-Foto dok.-

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.IDHujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Pekon Tembelang, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat, selama kurang lebih dua jam menyebabkan Sungai Way Melebui Lunik meluap pada Sabtu sekitar pukul 17.40 WIB.

Luapan air sungai tersebut merendam sedikitnya 10 rumah warga yang berada di sekitar bantaran sungai.

Penjabat (Pj.) Peratin Pekon Tembelang, Tiur Nida Siringo Ringo, menjelaskan bahwa hujan mulai turun sejak siang hingga sore hari dengan curah yang cukup tinggi.

Dalam waktu relatif singkat, debit air Sungai Way Melebui Lunik meningkat drastis hingga tidak mampu lagi ditampung dan akhirnya meluap ke permukiman warga.

BACA JUGA:5 Sepatu Slip-On Mirip Skechers Versi Hemat

“Curah hujan cukup tinggi dan berlangsung sekitar dua jam tanpa henti. Akibatnya, sungai tidak mampu menampung debit air dan meluap ke area permukiman,” ujar Tiur saat dikonfirmasi.

Air dengan cepat masuk ke dalam rumah warga dan merendam lantai serta perabotan.

Meski tidak ada laporan korban jiwa, sejumlah warga terpaksa mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman untuk mencegah kerusakan lebih parah akibat banjir.

Selain merendam rumah, banjir di Pekon Tembelang juga mengganggu aktivitas masyarakat.

BACA JUGA:Jam Tangan Wanita Branded Harga 2 Jutaan Paling Laris Awal Tahun 2026

Beberapa akses jalan lingkungan tergenang sehingga menyulitkan mobilitas warga, terutama anak-anak dan lansia.

Warga bersama aparatur pekon bergotong royong membersihkan saluran air guna memastikan tidak ada sumbatan yang dapat memperparah genangan.

Pemerintah pekon langsung melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak banjir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga dapat segera ditangani.

Koordinasi juga dilakukan dengan pihak kecamatan guna mengantisipasi potensi banjir susulan jika hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: