MEDIALAMPUNG.CO.ID - Indonesia memiliki begitu banyak tradisi yang unik, salah satunya dapat ditemukan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Daerah yang dikenal dengan sebutan "The Sunrise of Java" ini tidak hanya kaya akan panorama alam, tetapi juga memiliki warisan budaya yang masih dijaga hingga sekarang.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah tradisi kebo-keboan, sebuah ritual adat masyarakat Osing yang menggambarkan hubungan erat manusia dengan alam, terutama dengan dunia pertanian.
Tradisi kebo-keboan telah berlangsung secara turun-temurun sejak ratusan tahun lalu.
BACA JUGA:6 Artis Indonesia yang Memiliki Garis Keturunan dari Pahlawan Nasional
Suku Osing, sebagai masyarakat asli Banyuwangi, menjadikan ritual ini sebagai simbol penghormatan kepada kerbau.
Dalam kehidupan petani, kerbau bukan hanya hewan peliharaan, tetapi juga teman kerja yang membantu membajak sawah.
Tanpa kerbau, proses bertani di masa lampau terasa jauh lebih berat.
Keyakinan masyarakat Osing menyebutkan bahwa kerbau juga membawa berkah dan kesuburan.
BACA JUGA:Sigajang Laleng Lipa, Tradisi Unik dan Ekstrem dari Sulawesi Selatan
Karena itu, mereka membuat sebuah ritual di mana manusia berperan sebagai kerbau untuk menunjukkan rasa syukur sekaligus memohon perlindungan agar tanaman terhindar dari hama, gagal panen, maupun bencana alam.
Pelaksanaan kebo-keboan biasanya dilakukan setelah musim panen atau ketika desa mengadakan upacara adat.
Beberapa orang dipilih untuk menjadi peran utama, yakni manusia yang akan didandani seperti kerbau. Tubuh mereka diolesi jelaga, arang, atau lumpur hingga tampak menyerupai hewan.
Tanduk buatan dipasang di kepala, lengkap dengan atribut tambahan seperti tali pengikat di leher.
BACA JUGA:Laguna Ngade, Permata Tersembunyi di Ujung Ternate