Banjir Rendam Dua Pekon di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, 13 Rumah Terdampak

Banjir Rendam Dua Pekon di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, 13 Rumah Terdampak

Hujan deras sebabkan dua pekon di BNS terendam banjir-Foto dok.-

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) sejak siang hingga sore hari mengakibatkan banjir di dua pekon pada Sabtu (21 Februari 2026) sekitar pukul 16.55 WIB. 

Peristiwa tersebut dipicu oleh meluapnya dua aliran sungai setempat setelah intensitas hujan tinggi berlangsung cukup lama.

Camat Bandar Negeri Suoh, Mat Rizal, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat luapan Way Melebui dan Way Bulok yang tidak mampu menampung debit air hujan. 

“Hujan turun cukup deras dan berlangsung lama, sehingga menyebabkan air sungai meluap ke pemukiman warga,” ujarnya 

BACA JUGA:Ketua DPRD Lampung Dukung Way Kambas Jadi Model Nasional

Dua pekon yang terdampak yakni Pekon Tembelang dan Pekon Bumi Hantatai. Di Pekon Tembelang, luapan Way Mebulei merendam sejumlah rumah warga. 

Sementara itu, di Pekon Bumi Hantatai, banjir disebabkan oleh meluapnya Way Bulok yang menggenangi permukiman di sekitar bantaran sungai.

Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 13 rumah warga terdampak banjir. Dari jumlah tersebut, dua unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan. 

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Warga sempat melakukan upaya penyelamatan barang-barang berharga ketika air mulai masuk ke rumah.

BACA JUGA:Mikdar Sambut Rencana Pagar Permanen Way Kambas

“Alhamdulillah saat ini kondisi air sudah surut dan situasi berangsur normal. Untuk kerugian material masih dalam proses pendataan, namun perkiraan sementara mencapai sekitar Rp10 juta,” kata Mat Rizal.

Pemerintah kecamatan bersama aparat pekon dan warga setempat telah melakukan pemantauan di lokasi terdampak guna memastikan kondisi benar-benar aman. 

Pihak kecamatan juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat curah hujan masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Selain itu, warga yang tinggal di sekitar aliran sungai diminta untuk lebih berhati-hati, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: