4. Menurunkan Demam Secara Alami
Sifat antipiretik alami yang dimiliki oleh sidaguri menjadikannya pilihan pengobatan tradisional untuk menurunkan suhu tubuh saat demam. Biasanya digunakan dalam bentuk air rebusan daun atau akar yang dikonsumsi secara oral.
5. Melancarkan Buang Air Kecil
Sidaguri juga memiliki efek diuretik ringan, yang membantu meningkatkan frekuensi buang air kecil. Manfaat ini dapat berguna untuk mendukung detoksifikasi tubuh dan mengatasi gangguan saluran kemih ringan.
BACA JUGA:Danau Lau Kawar, Surga Sunyi di Lereng Gunung Sinabung
6. Membantu Menurunkan Kadar Asam Urat
Beberapa riset pendahuluan menunjukkan bahwa konsumsi sidaguri secara teratur dalam dosis tertentu dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah.
Oleh karena itu, tanaman ini cukup populer di kalangan masyarakat yang menderita asam urat atau gout sebagai pengobatan tambahan alami.
BACA JUGA:Pekan ASI Sedunia: Lampung Fokus Wujudkan Lingkungan Ramah Ibu Menyusui
Risiko dan Efek Samping Penggunaan Sidaguri
Meski menawarkan banyak manfaat, sidaguri juga memiliki sejumlah risiko kesehatan, terutama bila dikonsumsi tanpa aturan yang jelas atau dalam jangka panjang. Berikut adalah beberapa potensi efek sampingnya;
1. Dampak Jangka Panjang terhadap Organ Vital
Penggunaan sidaguri secara berlebihan atau terus-menerus dapat membebani organ hati dan ginjal, karena akumulasi senyawa aktif tertentu yang dapat bersifat toksik dalam dosis tinggi. Hal ini berisiko menimbulkan kerusakan fungsi organ secara perlahan jika tidak diawasi.
BACA JUGA:Namu Belanga, Permata Kristal di Jantung Hutan Langkat
2. Interaksi dengan Obat Medis
Sidaguri diketahui berpotensi berinteraksi dengan beberapa jenis obat modern seperti obat penurun tekanan darah, pengencer darah (antikoagulan), dan diuretik. Kombinasi tanpa pengawasan medis bisa menyebabkan efek yang tidak diinginkan, seperti tekanan darah yang terlalu rendah atau pendarahan.