Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk atau diuleni menggunakan tangan. Proses ini perlu perhatian agar adonan tidak terlalu lembek. Tekstur yang diinginkan adalah kalis, tidak lengket di tangan, dan mudah dibentuk.
BACA JUGA:Keunggulan dan Kekurangan Toyota Yaris: Mobil Hatchback Stylish yang Bikin Penasaran!
• Menentukan Pewarnaan:
Jika adonan terlihat pucat, kamu bisa tambahkan pewarna makanan ungu sesuai kebutuhan. Namun, jika warna dari ubi sudah cukup kuat, sebaiknya tidak perlu menambah pewarna agar tetap alami.
• Proses Mencetak:
Siapkan loyang kecil atau potongan daun pisang yang sudah diolesi sedikit minyak. Letakkan adonan dan tekan-tekan hingga padat. Pemadatan penting agar kue tidak rapuh saat dikukus.
BACA JUGA:Rekomendasi Smartwatch Tahun 2025 Beserta Harganya
• Mengukus dengan Teknik yang Tepat:
Panaskan kukusan terlebih dahulu. Setelah uap panas cukup, masukkan adonan dan kukus selama 25–30 menit. Jangan lupa bungkus tutup kukusan dengan kain agar air tidak menetes ke adonan dan mengganggu tekstur kue.
• Dinginkan dan Sajikan:
Setelah matang, biarkan kue dingin sekitar 10–15 menit agar mengeras dan mudah dipotong. Sajikan dalam potongan kecil agar tampilannya cantik dan mudah disantap.
BACA JUGA:Honda CB150R: Motor Sport Street Fighter Andalan dengan Gaya Agresif dan Performa Andal
Tips dan Catatan Tambahan
• Aroma Lebih Wangi: Tambahkan daun pandan saat mengukus untuk memberikan aroma harum yang lebih menggoda.
• Tahan Lama: Simpan dalam wadah tertutup dan letakkan di lemari es jika ingin dikonsumsi beberapa hari kemudian. Kukus ulang sebentar sebelum disajikan.
• Tekstur Ideal: Kue sengkulun yang sempurna memiliki tekstur kenyal lembut, tidak keras, dan tidak terlalu berminyak.