Aspartam: Solusi Rendah Kalori atau Ancaman Kesehatan Tersembunyi?

Minggu 11-05-2025,20:43 WIB
Reporter : Adi Pabara
Editor : Budi Setiawan

Meski dianggap aman jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, beberapa orang mengalami efek samping seperti:

  • Sakit kepala
  • Gangguan tidur
  • Perubahan suasana hati

Aspartam juga sangat berbahaya bagi penderita fenilketonuria (PKU), karena tubuh mereka tidak mampu memecah fenilalanin, salah satu komponen utama aspartam.

Yang mengejutkan, pada tahun 2023, Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) mengklasifikasikan aspartam sebagai kemungkinan karsinogenik, meski belum ada bukti ilmiah yang benar-benar konklusif.

BACA JUGA:Justin Bieber Ungkap Penyesalan, Akui Pernah Sakiti Orang Lain dan Kini Ingin Berubah

Pengaruh Terhadap Nafsu Makan dan Pencernaan

Penelitian lain menunjukkan bahwa rasa manis tanpa kalori bisa menipu otak, memicu keinginan makan lebih banyak. 

Selain itu, konsumsi pemanis buatan juga dikaitkan dengan gangguan pada mikrobioma usus, yang bisa mempengaruhi sistem imun dan kesehatan pencernaan.

 

BACA JUGA:Tentara Turun Tangan, Keamanan Kejaksaan Diperketat di Seluruh NKRI

Gunakan Aspartam dengan Bijak

Pemanis buatan seperti aspartam bisa menjadi alternatif untuk mengurangi konsumsi gula. Namun, penggunaannya harus disertai kesadaran akan risikonya. 

WHO bahkan mengingatkan bahwa pemanis non-gula bukan satu-satunya cara efektif untuk mengelola berat badan.

Seperti dikatakan oleh pakar gizi Hazel Flight, aspartam bisa menjadi alat bantu, tapi bukan solusi bebas risiko.

Kategori :