Ungaran dan Benteng Fort Willem II, Saksi Sejarah Kolonial di Jawa Tengah

Ungaran dan Benteng Fort Willem II, Saksi Sejarah Kolonial di Jawa Tengah

Benteng ini adalah monumen hidup yang menyimpan jejak kolonial di Jawa Tengah. Foto: Instagram@ungarancoret--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Ungaran, sebuah kota kecil di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menyimpan sebuah bangunan tua yang penuh cerita sejarah, yakni Benteng Fort Willem II. 

Benteng ini didirikan pada abad ke-18 oleh pemerintah Hindia Belanda. 

Tujuan awal pendiriannya adalah untuk memperingati pertemuan bersejarah antara Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff dengan Raja Mataram Pakubuwono II. 

Pertemuan itu dianggap penting karena berkaitan erat dengan hubungan politik, militer, dan kekuasaan di tanah Jawa pada masa kolonial.

BACA JUGA:Kisah Tersembunyi di Balik Dinding Tua Benteng Pendem Ambarawa

Alasan Pembangunan Benteng

Lokasi Ungaran dipilih dengan pertimbangan strategis. Kota ini terletak di jalur utama yang menghubungkan pelabuhan Semarang di pantai utara dengan Surakarta dan Yogyakarta di pedalaman Jawa. 

Dengan adanya benteng, Belanda bisa lebih mudah mengawasi lalu lintas, menjaga keamanan jalur dagang, sekaligus memperkuat cengkraman mereka terhadap kerajaan-kerajaan Jawa. 

Fort Willem II pun tidak hanya sekedar tempat pertemuan simbolis, tetapi juga menjadi pusat aktivitas militer yang penting.

BACA JUGA:Benteng Marlborough Bengkulu: Jejak Kolonial yang Jadi Warisan Sejarah Nusantara

Arsitektur Kolonial yang Kokoh

Dari sisi bangunan, Fort Willem II memperlihatkan ciri khas arsitektur kolonial Eropa. Bentuk dasarnya berupa persegi panjang dengan tembok tebal, pintu gerbang besar, dan jendela berukuran tinggi. 

Bagian dalamnya memiliki sejumlah ruangan yang berfungsi sebagai barak tentara, gudang persenjataan, kantor administrasi, hingga ruang pengintaian.

Menariknya, meski berakar dari gaya arsitektur Eropa, benteng ini juga menyesuaikan diri dengan iklim tropis Jawa. Ventilasi yang besar membuat aliran udara di dalam bangunan lebih lancar, sehingga tentara yang menempatinya tidak terlalu kepanasan. Hingga sekarang, meski beberapa bagian mulai rapuh, sisa-sisa detail arsitektur itu masih bisa terlihat jelas.

BACA JUGA:Benteng Pendem Cilacap: Jejak Pertahanan Kolonial di Pesisir Selatan Jawa

Fungsi dalam Sejarah Jawa Tengah

Perjalanan panjang Fort Willem II tak lepas dari berbagai peristiwa penting. Selain sebagai markas militer, benteng ini pernah dijadikan tempat penahanan tokoh-tokoh yang dianggap mengancam kekuasaan Belanda. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: