Upacara Adat Dongdang Masyarakat Sunda di Banten
Upacara Dongdang merupakan tradisi khas masyarakat Sunda di Banten yang penuh makna. - Foto: [email protected] --
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Indonesia memiliki beragam upacara adat yang menjadi cerminan kehidupan masyarakatnya.
Tradisi khas Di Provinsi Banten yang disebut Upacara Dongdang.
Ritual ini diwariskan oleh masyarakat Sunda yang sejak lama bermukim di wilayah tersebut.
Hingga kini, upacara Dongdang masih dipertahankan karena memiliki makna spiritual, sosial, sekaligus budaya yang sangat dalam.
BACA JUGA:Kisah 5 Aktor Korea yang Pernah Jadi Kurir Sebelum Tenar
Makna Simbolis Dongdang
Dongdang sendiri merupakan dua ikat padi yang dibungkus kain, kemudian dipercantik dengan hiasan bunga, janur, dan uang logam. Hiasan itu bukan semata untuk memperindah, melainkan sebagai simbol doa dan pengharapan.
Padi dipandang sebagai lambang kemakmuran, sementara bunga dan janur menggambarkan keindahan serta kesucian. Adapun uang melambangkan rezeki yang diharapkan akan terus bertambah.
Bagi masyarakat agraris Sunda-Banten, padi adalah sumber kehidupan. Oleh karena itu, mengarak dongdang menjadi tanda penghormatan kepada Sang Pencipta atas nikmat panen yang diterima. Sekaligus, prosesi ini juga diyakini mampu menjaga keberkahan hasil pertanian pada masa berikutnya.
BACA JUGA:Deretan Apple Watch Terbaik dengan Teknologi Canggih yang Wajib Dimiliki
Rangkaian Prosesi Upacara
Pelaksanaan upacara Dongdang biasanya berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Awalnya, warga berkumpul dan bersama-sama mempersiapkan dongdang yang sudah dihias sedemikian rupa.
Setelah itu dongdang diarak keliling kampung dengan diiringi musik tradisional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




