Wali Rayakan 25 Tahun Berkarya Lewat Tur Asia: Perpaduan Musik, Budaya, dan Dakwah

Wali Rayakan 25 Tahun Berkarya Lewat Tur Asia: Perpaduan Musik, Budaya, dan Dakwah

Wali Rayakan 25 Tahun Berkarya Lewat Konser Tur Asia.-foto instagram@bandwaliofficial-

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Band legendaris Indonesia, Wali, kembali mencatat sejarah baru dalam perjalanan karier mereka di industri musik Tanah Air. 

Setelah 25 tahun berkarya dan terus menorehkan prestasi, grup yang dikenal lewat lagu-lagu bermuatan religi dan pesan kehidupan ini merayakan tonggak emas mereka dengan menggelar konser bertajuk "Wali Cari Jodoh ke Asia".

Konser ini bukan sekadar ajang reuni atau nostalgia semata, melainkan bentuk nyata apresiasi kepada para penggemar setia mereka, terutama yang berada di luar negeri. 

Dikenal sebagai Parawali, penggemar Wali tersebar hingga ke berbagai negara dan menjadi salah satu kekuatan utama yang menjaga eksistensi band ini selama lebih dari dua dekade.

BACA JUGA:Menguak Peran Genetik dan Lingkungan di Balik Langkah Awal Bayi

Menjajal Panggung Internasional: Dari Jepang Hingga Tanah Suci

Dalam rangkaian tur tersebut, Wali dijadwalkan tampil di lima negara Asia, yaitu Jepang, Taiwan, Hong Kong, Malaysia, dan Arab Saudi. 

Menariknya, di Jepang, mereka akan tampil dua kali dalam sehari, sebuah upaya khusus untuk memberikan ruang bagi para penggemar di Negeri Sakura yang telah lama menantikan kehadiran mereka secara langsung.

Konser ini bukan hanya sekadar hiburan musik, namun juga menjadi media diplomasi budaya yang menjembatani kerinduan masyarakat Indonesia di perantauan dengan kampung halaman. Di atas panggung, Wali tidak hanya membawakan lagu-lagu andalan, tetapi juga menyisipkan unsur budaya Indonesia seperti pakaian tradisional, nuansa hajatan, dan bahkan bahasa daerah.

BACA JUGA:Keunikan Rumah Gadang, Warisan Budaya Minangkabau

Sinergi dengan Pemerintah dan Dunia Kreatif

Konser tur ini terlaksana berkat kolaborasi strategis antara Wali, promotor We Offer Wonders (WOW) Indonesia, serta dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Arief Darussalam, CEO WOW Indonesia, menjelaskan bahwa inisiatif ini bukan hanya untuk merayakan eksistensi Wali, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk mengangkat budaya Indonesia ke panggung internasional.

“Konser ini menjadi ajang yang sangat penting untuk memperkenalkan Indonesia ke dunia melalui pendekatan budaya populer. Kami ingin menunjukkan bahwa musik bisa jadi alat diplomasi yang kuat,” ujar Arief dalam konferensi pers di Jakarta.

Melalui acara ini, banyak pelaku ekonomi kreatif juga dilibatkan, mulai dari kru panggung, tim produksi, hingga pelaku UMKM yang menyuplai kebutuhan teknis di setiap negara tujuan konser.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: