Dana BOS Mencapai Rp774 Juta, MTsN 1 Lambar Tarik Infaq Rp500 Ribu dari Peserta Didik Baru

Dana BOS Mencapai Rp774 Juta, MTsN 1 Lambar Tarik Infaq Rp500 Ribu dari Peserta Didik Baru

--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Meski tahun ini MTs Negeri 1 Lampung Barat menerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp774.540.000, namun pihak madrasah masih membebankan biaya pemeliharaan fasilitas sekolah dengan menarik infaq sebesar Rp500 Ribu kepada peserta didik baru tahun ajaran 2023/2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah penerimaan peserta didik baru tahun ajaran ini berjumlah ada sekitar 200 siswa.

Dengan begitu, dana yang menurut pihak madrasah sudah melalui kesepakatan komite dan wali murid untuk pembangunan pagar dan pemeliharaan taman itu mencapai totalnya sekitar Rp100 Juta.

Kepala MTsN 1 Lambar Desi Arisandi, S.Pd.I., M M.Pd., membenarkan adanya penarikan infaq atau iuran dari peserta didik baru tersebut. 

BACA JUGA:HORE!! Kementerian Keuangan Beri 4 Tunjangan Tambahan kepada PNS Golongan I-IV

Namun, ia menyebut inisiatif iuran tersebut datang dari pihak komite yang prihatin dengan kondisi sarana prasarana sekolah terutama pagar tembok madrasah yang nyaris roboh.

"Jadi waktu itu pihak komite yang datang, kemudian saya tanyakan apa yang bisa kami bantu. Saat itu mereka berinisiatif mengusulkan pembangunan pagar di belakang madrasah yang kondisinya sudah rusak dan nyaris roboh sekaligus pemeliharaan taman," kata Desi, Kamis 27 Juli 2023.

Dari pertemuan itu, pihak madrasah akhirnya menggelar musyawarah dengan komite maupun seluruh wali murid dan lahir kesepakatan bahwa akan ada penarikan infaq sebesar Rp500 ribu untuk pembangunan pagar dan pemeliharaan taman.

"Saat rapat musyawarah kebetulan saya tidak hadir. Tapi dari hasil musyawarah itu komite sepakat untuk memperbaiki fasilitas sekolah yakni pagar dan taman dengan menarik infaq sebesar Rp500 Ribu dari peserta didik baru yang totalnya sekitar 200an siswa. Untuk lebih jelas mengenai infaq itu bisa langsung tanyakan ke pihak komite," tutup Desi.

BACA JUGA:UPT Keswan Gedung Surian Gencarkan Vaksin PMK Jenis Sapi dan Kambing

Sementara, Ketua Komite MTsN 1 Lambar Amrin mengatakan diusulkannya pembangunan pagar dan pemeliharaan taman belakang madrasah itu berangkat dari keprihatinan pihaknya yang khawatir dengan kondisi pagar tembok madrasah yang nyaris roboh sehingga membahayakan peserta didik.

"Kondisinya (pagar tembok) memang sudah usang, bahkan nyaris roboh. Jadi ada inisiatif dari kami pihak komite untuk memperbaikinya dan waktu musyawarah, komite dan wali murid sudah sepakat untuk iuran Rp500 ribu untuk setiap peserta didik baru," jelasnya.

Menanggapi itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama, Mukip Zaman mengaku pihaknya sudah menerima informasi adanya penarikan iuran dari peserta didik baru tersebut.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: