Ngumbai, Tradisi Sedekah Bumi yang Tetap Lestari di Pekon Tebaliokh

Ngumbai, Tradisi Sedekah Bumi yang Tetap Lestari di Pekon Tebaliokh

--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Masyarakat di Pekon Tebaliolkh, Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat menggelar acara ngumbai atau tradisi sedekah bumi.

Tradisi ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat dan karunia yang diberikan Tuhan sekaligus sebagai sarana memanjatkan doa, agar dijauhkan dari segala bencana.

Tradisi sedekah bumi yang dibalut dengan doa bersama ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pekon.

Itu terlihat selain berasal dari iuran masyarakat setempat, Pemerintah Pekon melalui Dana Desa turut menganggarkan dua ekor kambing untuk disembelih guna mendukung tradisi tersebut.

BACA JUGA:Pekon Sukamakmur Bagikan BLT DD Tahap II kepada 22 KPM

Hi Arifin yang bertindak selaku imam dalam doa bersama itu menyampaikan sejarah singkat tradisi ngumbai tersebut. 

Ia menyebut bahwa tradisi sedekah bumi merupakan perwujudan rasa syukur atas nikmat dan karunia yang diberikan oleh Tuhan. 

Selain itu sedekah bumi juga diartikan sebagai sarana memanjatkan doa, agar selalu diberi keselamatan dan dijauhkan dari bencana.

Adapun makna dari upacara tradisi sedekah bumi ini merupakan salah satu simbol bagi masyarakat Pekon tebaliokh yang mayoritas petani untuk menunjukkan rasa terimakasih dan sebagai penghargaan manusia atas bumi yang telah memberikan penghidupan bagi manusia. 

BACA JUGA:KUA Batu Ketulis Serahkan Sertifikat Halal Gratis Kepada 35 UMKM

“Disamping itu juga merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada allah subhanahu wa ta'ala atas rizki, karunia yang telah dilimpahkan untuk masyarakat Pekon Tebaliokh,” ungkap Hi Arifin. 

Hal senada juga diungkapkan oleh Peratin Tebaliokh Iwan Susanto.

Menurutnya, makna yang dapat diambil dalam doa bersama dalam tradisi sedekah bumi ini ialah untuk menjalin silaturahmi, memupuk rasa kebersamaan, dengan seluruh lapisan masyarakat untuk mengungkapkan rasa terimakasih atas rizki yang diberikan.

“Tradisi ini kita adakan satu tahun sekali, dan Alhamdulillah tahun ini bisa digelar dan kami dari pemerintah pekon dapat memberikan dukungan dengan anggaran untuk menyembelih dua ekor kambing dari dana desa melalui program pemberdayaan di tahun 2022, dan pelaksanaan di tahun ini,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: