Reses Selesai Besok, Asmara Terjaring Dibahas di Paripurna

Reses Selesai Besok, Asmara Terjaring  Dibahas di Paripurna

Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID - 34 Anggota DPRD Lampung Barat melaksanakan reses (masa tidak bersidang) di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. Reses ini dijadwalkan Senin hingga Jumat 25-29 Juli 2022. 

Selama Reses, para legislator ini menyerap aspirasi masyarakat (Asmara) di Dapil-nya.

Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom., mengungkapkan, Reses dilaksanakan seluruh anggota dengan  menemui masyarakat, baik secara langsung turun ke lapangan maupun melalui pertemuan-pertemuan di Pekon selama jadwal Reses berlangsung.

"Tujuannya adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat, dan tentunya ini adalah kegiatan yang memang wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota untuk  menemui konstituen, mendengarkan apa yang menjadi keluhan dan harapan masyarakat," ungkapnya.

BACA JUGA:Pemprov Lampung Perbaiki Jalan Sumberjaya-Kebuntebu, Ketua DPRD Lambar Sambut Baik

Aspirasi masyarakat yang terjaring, kata dia, nantinya akan dibahas lebih lanjut di tingkat paripurna internal DPRD, untuk menentukan skala prioritas guna dibahas lebih lanjut bersama pihak eksekutif.

"Jadi hasil mereka turun nanti hari Senin tanggal 1 Agustus akan kami bahas di Paripurna internal, jadi anggota DPRD dari masing-masing Dapil akan menyampaikan hasil mereka Reses, akan kami bahas untuk menentukan apa yang harus diprioritaskan, termasuk apa usulan yang perlu diusulkan di APBD atau bisa ditangani melalui dana desa saja," kata Edi Novial.

Dalam agenda reses tahun ini, Edi Novial juga menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat, yang telah terbuka dan menyampaikan apa yang selama ini menjadi harapan kepada wakilnya di DPRD.

 

"Tentu kami selaku wakil rakyat akan berjuang untuk kepentingan masyarakat, termasuk memperjuangkan apa yang selama ini diharapkan masyarakat, baik itu di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga lainnya. Namun tentunya kita juga harus memaklumi ketika itu tidak bisa diakomodir oleh eksekutif karena keterbatasan anggaran yang tersedia," pungkasnya. (nop/mlo)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: