Kalori Oatmeal dan Cara Mengonsumsinya agar Manfaatnya Maksimal
Oatmeal memiliki kandungan kalori yang relatif moderat dan kaya akan nutrisi penting bagi tubuh.Foto freepik--
BACA JUGA:Dihantam Ombak Saat Melaut, Satu Nelayan Bangun Negara Belum Ditemukan
Faktor yang Menentukan Tinggi Rendahnya Kalori Oatmeal
Jumlah kalori oatmeal tidak hanya ditentukan oleh bahan dasarnya, tetapi juga oleh beberapa faktor lain. Jenis oatmeal seperti steel-cut oats dan rolled oats umumnya memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan oatmeal instan. Cairan untuk memasak juga berpengaruh, apakah menggunakan air, susu rendah lemak, atau susu penuh.
Selain itu, topping tambahan menjadi penyumbang kalori terbesar. Buah segar, kacang-kacangan, biji-bijian, hingga madu dalam jumlah kecil masih tergolong aman. Sebaliknya, tambahan gula, sirup, cokelat, atau krimer dapat membuat oatmeal berubah menjadi makanan tinggi kalori.
Ukuran porsi juga tidak kalah penting. Mengonsumsi oatmeal dalam jumlah berlebihan tetap berpotensi meningkatkan asupan kalori harian meski bahan dasarnya tergolong sehat.
BACA JUGA:Indeks Tata Kelola Pengadaan Lampung Selatan Terbaik se-Lampung
Manfaat Oatmeal bagi Kesehatan
Oatmeal dikenal baik untuk kesehatan pencernaan karena kandungan seratnya membantu melancarkan kerja usus.
Serat beta-glukan dalam oatmeal juga berperan menjaga kestabilan gula darah, sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes selama porsinya terkontrol.
Selain itu, oatmeal membantu mengontrol nafsu makan dan mendukung program penurunan berat badan. Rasa kenyang yang lebih lama membuat keinginan untuk ngemil berlebihan dapat ditekan. Konsumsi rutin dalam porsi wajar juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.
BACA JUGA:KUR BRI 2026 Alternatif Pembiayaan Usaha dengan Plafon Besar dan Bunga Terjangkau
Tips Mengonsumsi Oatmeal agar Tetap Sehat
Agar oatmeal benar-benar memberikan manfaat, pilih jenis oatmeal utuh yang minim proses pengolahan. Mengolah oatmeal dengan air atau susu rendah lemak dapat membantu menjaga asupan kalori tetap seimbang. Jika menginginkan rasa lebih gurih, susu nabati tanpa gula bisa menjadi alternatif.
Topping sebaiknya dipilih dari bahan alami seperti buah segar, kacang almond, chia seed, atau flaxseed untuk menambah serat, protein, dan lemak sehat. Kombinasi ini tidak hanya menambah cita rasa, tetapi juga membuat tubuh kenyang lebih lama.
Menghindari penggunaan gula berlebihan, krimer, dan pemanis buatan merupakan langkah penting untuk mencegah lonjakan gula darah. Selain itu, memperhatikan porsi makan sangat dianjurkan agar asupan kalori tetap sesuai kebutuhan tubuh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
