Sebagai bentuk dukungan, pemerintah akan memberikan insentif bulanan kepada 5.200 kader TBC di seluruh desa di Provinsi Lampung. Anggaran tambahan juga akan digunakan untuk pengadaan alat rontgen modern.
Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan eliminasi penyakit menular secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan kesiapan daerah dalam menjalankan arahan pemerintah pusat untuk menekan angka TBC.
“Kami terus melakukan sosialisasi kesehatan, termasuk TBC. Insyaallah angka kasus bisa ditekan,” ujarnya.
Saat ini, Kota Bandar Lampung didukung 31 puskesmas, terdiri dari 15 puskesmas rawat jalan dan 16 rawat inap, serta 50 puskesmas pembantu dan 126 pos layanan kesehatan.