MEDIALAMPUNG.CO.ID - Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung Utara dan Kabupaten Way Kanan yang digelar di Gedung Pusiban, Kotabumi, Jumat (10/4/2026).
Dalam sambutannya, mantan Ketua DPRD Lampung Utara tersebut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Muscab PKB yang dinilai sebagai momentum penting dalam memperkuat peran partai. Ia juga menyinggung sejarah PKB yang lahir dari para ulama dengan mengusung nilai-nilai keagamaan serta menjaga persatuan bangsa.
“Saya apresiasi kepada seluruh jajaran PKB Lampung Utara dan Kabupaten Way Kanan atas terselenggaranya Muscab ini. PKB lahir dari para ulama yang mengusung nilai-nilai agama dan menjaga kesatuan bangsa,” ujar Romli.
Ia menekankan pentingnya peran PKB dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Menurutnya, sinergi antara partai politik dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Di dalam Muscab ini diharapkan PKB dapat mendukung program pemerintah Lampung Utara serta mampu menampung aspirasi masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Muscab PKB kali ini juga menarik perhatian publik karena menghadirkan momen kebersamaan antara dua tokoh yang sebelumnya menjadi rival dalam kontestasi Pilkada 2024. Romli terlihat berjabat tangan hangat dengan Wakil Bupati Lampung Utara periode 2019–2024, Ardian Saputra.
Momen tersebut menjadi simbol rekonsiliasi politik yang mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Sekretaris DPC PKB Lampung Utara, Dedy Andrianto, bahkan mengabadikan peristiwa itu dengan penuh keakraban.
“Nah kak salaman kidah,” celetuk Dedy dengan dialek Lampung.
Ia menilai pertemuan tersebut sebagai contoh positif bagi masyarakat dan generasi muda dalam menjaga persatuan pascakontestasi politik.
“Sudah setahun lebih tidak bersilaturahmi akhirnya dua tokoh ini bertemu juga. Ini citra politik yang bagus, contoh untuk generasi ke depan,” ujarnya.
Dedy berharap kebersamaan tersebut dapat terus berlanjut demi membangun Lampung Utara secara bersama-sama.
Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Muscab merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, sekaligus untuk merumuskan langkah strategis menghadapi Pemilu 2029.
“Pelaksanaan Muscab ini bagian dari amanat AD/ART PKB, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi Pemilu 2029,” kata Dedy.
Ia menambahkan, mekanisme Muscab kali ini berbeda dari sebelumnya. Proses tidak lagi melalui pemilihan langsung di tingkat DPW, DPC, maupun PAC, melainkan melalui musyawarah mufakat untuk mengusulkan bakal calon ketua DPC yang selanjutnya ditentukan oleh DPP.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Lampung Utara, Febriansyah, menegaskan bahwa kekuatan utama PKB terletak pada sinergi kader dari tingkat pusat hingga akar rumput.