Groundbreaking Jalan Jabung–Labuhan Maringgai, Ketua DPRD Lampung : Kualitas Jadi Prioritas Utama

Groundbreaking Jalan Jabung–Labuhan Maringgai, Ketua DPRD Lampung : Kualitas Jadi Prioritas Utama

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar saat menghadiri groundbreaking perbaikan ruas jalan strategis Jabung–SP Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan harus mengutamakan kualitas dan ketahanan, bukan sekadar mengejar penyelesaian cepat.

Penegasan itu disampaikan saat menghadiri groundbreaking perbaikan ruas jalan strategis Jabung–SP Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur sepanjang 6,2 kilometer pada Jumat 10 April 2026 bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung. 

Ruas tersebut dinilai memiliki peran penting sebagai jalur mobilitas masyarakat di Lampung Timur sekaligus menjadi penghubung utama distribusi hasil pertanian.

Menurut Giri, proyek ini merupakan hasil perjuangan aspirasi anggota DPRD dari daerah pemilihan Lampung Timur, sehingga hasilnya harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. 

BACA JUGA:Baru Sebulan Nikah, Virgoun dan Lindi Fitriyana Disorot Usai Unggah Baby Bump

Ia pun mengingatkan agar pembangunan dilakukan secara maksimal dan tidak cepat mengalami kerusakan.

“Kami tidak ingin jalan yang baru dibangun justru rusak dalam beberapa tahun ke depan. Kualitas harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Giri juga menekankan kepada kontraktor pelaksana, PT Rezeki Raya Abadi, untuk bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP). 

Ia menilai pengawasan yang ketat menjadi faktor penting untuk memastikan hasil pembangunan sesuai harapan.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung akan turun langsung meninjau progres proyek sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah.

BACA JUGA:Sidak Wamendagri di Bandar Lampung, Evaluasi Penerapan WFH dan Transformasi ASN

Pemerintah Provinsi Lampung juga menargetkan capaian jalan mantap di Lampung Timur pada tahun 2026 dapat mencapai 98 hingga 100 persen.

Giri menyebut, pembangunan ruas jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari upaya memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia pun mengajak seluruh elemen, mulai dari camat, kepala desa, hingga masyarakat, untuk ikut mengawasi dan menjaga kualitas jalan tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait