Selain itu, personel juga berupaya melepas regulator gas menggunakan kain basah untuk menghentikan sumber api.
Langkah cepat tersebut dinilai efektif dalam menahan laju kebakaran sebelum armada pemadam tiba di lokasi.
Untuk penanganan lanjutan, Damkarmat Bandar Lampung mengerahkan sebanyak 22 personel dengan dukungan empat unit mobil pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa menimbulkan kerusakan yang lebih luas di kawasan tersebut.
Antoni Irwan menegaskan bahwa keberadaan APAR dan kecepatan respons di tahap awal menjadi faktor krusial dalam mencegah kebakaran meluas, khususnya di area dengan tingkat aktivitas tinggi seperti bawah flyover.
BACA JUGA:Polsek Abung Barat Kembalikan Dokumen Penting Milik Korban Perampasan di Lampung Utara
Pihak Damkarmat kembali mengingatkan para pelaku usaha kuliner agar rutin memeriksa instalasi gas serta memastikan sirkulasi udara dapur memadai demi menghindari potensi kebakaran serupa.