Warung Pindang Terbakar di Kedaton, Gas Bocor Jadi Pemicu
Kebocoran gas dapur minim ventilasi picu kebakaran di bawah flyover Mall Kedaton.--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan bawah flyover Mall Bumi Kedaton, tepatnya di ruas Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, pada Kamis 02 April 2026.
Objek yang dilalap api diketahui merupakan sebuah warung makan pindang yang beroperasi persis di bawah konstruksi flyover dan berdekatan dengan area masjid setempat.
Kepala Damkarmat Bandar Lampung, Antoni Irwan, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian kebakaran dan langsung mengerahkan personel ke lokasi guna melakukan penanganan.
Dari hasil pengecekan awal, titik api dipastikan berasal dari area dapur warung makan yang berada di bawah flyover Mall Bumi Kedaton.
BACA JUGA:DPRD Minta DLH Tinggalkan Open Dumping di TPA Bakung Bandar Lampung
Lokasi kejadian berada di Jalan Sultan Agung yang dikenal sebagai salah satu jalur utama dengan tingkat lalu lintas dan aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Beruntung, api tidak merembet ke bangunan ruko di sekitar lokasi maupun fasilitas umum lainnya.
Berdasarkan pendataan sementara di lapangan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran selang regulator gas di area dapur warung.
Gas yang keluar tersebut terperangkap di dalam ruang memasak yang memiliki ventilasi terbatas, sehingga memicu letupan dan menyebabkan api dengan cepat membesar.
BACA JUGA:Diguyur Hujan Deras, Jalan Poros Gedungsurian Putus Akibat Gorong-Gorong Ambruk
“Kebakaran sendiri diduga diakibatkan oleh kebocoran selang regulator gas ya yang sudah terakumulasi di dalam ruangan masak tersebut yang mengakibatkan letupan sehingga api membesar dan menjalar ke barang-barang yang ada di dalam ruangan tersebut. Karena minim dari ventilasi, jadi gas tersebut terperangkap di dalam ruangan,” ujar Antoni Irwan.
Dalam kejadian ini, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun korban luka. Antoni Irwan mengungkapkan bahwa pada saat kebakaran terjadi, terdapat personel Damkarmat yang sedang berada di lokasi dan segera melakukan tindakan awal untuk mengendalikan api.
“Alhamdulillah untuk korban jiwa sendiri tidak ada ya. Kebetulan pada saat kejadian memang ada personil kita yang sedang makan di lokasi tersebut dan ikut membantu menanggulangi tahap awal kebakaran sehingga api tidak menjalar ke bagian manapun,” jelasnya.
Upaya awal pemadaman dilakukan dengan memanfaatkan tiga unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di ruko sekitar lokasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
