LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Suasana tenang di Pekon Pampangan, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, mendadak berubah geger pada Senin malam (23 Februari 2026).
Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri dengan kondisi yang memprihatinkan.
Korban diketahui bernama Jamaludin Bin Jinak (67), seorang petani yang selama ini hidup seorang diri.
Keluarganya berdomisili di Palembang, sehingga keseharian almarhum banyak dibantu oleh kepedulian para tetangga.
BACA JUGA:DPRD Bandar Lampung: Rumah untuk MBR Harus Didahulukan, Bukan Perumahan ASN
Penemuan jasad bermula dari perhatian Indra Irawan (55), tetangga sekaligus Kepala Dusun setempat.
Sekira pukul 18.30 WIB, ia mendatangi rumah korban untuk mengantarkan makanan seperti yang kerap dilakukan sebelumnya. Namun, malam itu suasana terasa berbeda.
“Saya datang mau mengantar makanan seperti biasa. Saya ketuk pintu beberapa kali tapi tidak ada jawaban,” ujar Indra.
Rasa khawatir mendorongnya mengintip melalui kaca jendela. Dari celah pandang itulah ia melihat tubuh korban sudah tergeletak di lantai. Kepanikan tak terelakkan, dan warga sekitar segera dipanggil untuk membantu.
BACA JUGA:Bhayangkara FC vs Semen Padang, Ujian Konsistensi The Guardians Of Saburai
Sekira pukul 19.16 WIB, Indra bersama Hari Diansah (35) dan Andi Rohman (39) kembali ke rumah korban dengan sejumlah warga.
Pintu rumah kemudian dibuka untuk memastikan kondisi korban. Setelah itu, laporan langsung disampaikan ke Polsek Sekincau.
Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Sekincau yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Sarip Haroni bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tim Satreskrim Polres Lampung Barat beserta unit identifikasi turut hadir guna memastikan proses berjalan sesuai prosedur.
BACA JUGA:Jaga Kamtibmas Ramadan, Polisi Razia Kafe di Jalan Soekarno Hatta