Selang Sejam, Dua Mayat Terbawa Arus Terdampar di Pantai Walur
Lokasi penemuan mayat kedua tidak jauh dari tempat ditemukannya mayat pertama-Foto Dok-
PESBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Warga Pekon Walur, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, kembali digegerkan dengan penemuan mayat kedua di pinggir pantai setempat, Minggu (1 Februari 2026) sekitar pukul 17.05 WIB.
Lokasi penemuan tidak jauh dari tempat ditemukannya mayat pertama, selang beberapa jam sebelumnya.
Salah satu Pemangku Pekon Walur, Yusirwan, mengatakan penemuan mayat kedua tersebut langsung mengundang perhatian warga yang masih berada di sekitar lokasi kejadian sebelumnya. Mayat ditemukan terdampar di pinggir pantai dengan kondisi tubuh sudah membengkak.
“Mayat yang kedua ini diketahui berjenis kelamin laki-laki, tanpa identitas, dan kondisinya sudah membengkak,” jelas Yusirwan.
BACA JUGA:Polres Lampung Utara dan TNI Gelar Patroli serta Razia Tempat Hiburan Malam
Tak lama setelah laporan diterima, aparat kepolisian bersama pihak terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Mayat kedua tersebut dievakuasi sekitar pukul 18.25 WIB guna penanganan lebih lanjut.
Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat, Roby Arfan, S.H., M.M., membenarkan penemuan tersebut.
Menurutnya, penemuan mayat kedua terjadi hanya berselang beberapa jam setelah penemuan mayat pertama di lokasi yang hampir sama.
“Benar, penemuan ini merupakan yang kedua. Sebelumnya, beberapa jam lebih dulu, juga ditemukan mayat tanpa identitas tidak jauh dari lokasi yang sama,” katanya.
BACA JUGA:Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Walur, Kondisi Tidak Utuh
Diberitakan sebelumnya, warga Pekon Walur, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki di pinggir pantai, Minggu (1 Februari 2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Mayat pertama ditemukan dalam kondisi sangat memprihatinkan. Selain telah membusuk dan diperkirakan sudah lama berada di laut, tubuh korban tidak utuh, tanpa kepala dan tanpa kaki sebelah kiri.
Peratin Walur, Yoyon Yufriza, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan, laporan awal diterima setelah warga di sekitar kawasan Pantai Lentera Pekon Walur melihat bagian tubuh manusia terdampar di bibir pantai.
“Benar, telah ditemukan satu mayat tanpa identitas di pinggir pantai Pekon Walur sekitar pukul 16.00 WIB. Kondisinya sudah lama, tubuh tidak utuh, tanpa kepala dan kaki sebelah kiri,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
