Warga Campang Geger, Pria 50 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Belakang Rumah
Jauhari (50) ditemukan tak bernyawa di belakang rumahnya-Foto Dok-
LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Warga Pemangku Campang, Pekon Muara Jaya 1, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di belakang rumahnya, Senin (2 Februari 2026) siang.
Korban diketahui bernama Jauhari (50), warga setempat. Ia ditemukan sudah tak bernyawa di area belakang rumahnya dengan jarak sekitar 20 meter dari bangunan utama.
Jasad Jauhari pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya yang akrab disapa Ayuk, sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat itu, Ayuk mendatangi rumah korban dan terkejut melihat adiknya tergeletak di belakang rumah tanpa tanda-tanda kehidupan.
BACA JUGA:Patung Scarab Kumbang, Simbol Kehidupan dan Keabadian Mesir Kuno
Penemuan tersebut sontak membuat warga sekitar geger. Informasi cepat menyebar dan langsung mendapat perhatian aparat serta pemerintah setempat.
Tak lama berselang, Camat Kebun Tebu Ernawati bersama aparat kepolisian dan tenaga medis dari Puskesmas Kebun Tebu turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun hal yang mencurigakan pada tubuh korban. Diperkirakan korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya,” ujar Ernawati di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diketahui tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit asam lambung. Selama hidupnya, korban juga dikenal berinteraksi dengan baik di lingkungan sekitar.
BACA JUGA:Bebek Sinjay: Ikon Kuliner Bangkalan Madura yang Melegenda
“Korban memang tinggal sendiri dan memiliki riwayat sakit. Dari kondisi yang ada, tidak ditemukan kejanggalan,” tambahnya.
Karena tidak ditemukan unsur tindak pidana dan pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut, jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dipersiapkan proses pemakaman.
Pihak kecamatan dan pemerintah pekon turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Aparat juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
