Wagub Jihan Tinjau Perbaikan Jalan Pringsewu–Pardasuka, Target Rigid Beton Mulai Maret
Wagub Lampung Jihan Nurlela saat meninjau perbaikan jalan di Pringsewu--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela meninjau langsung penanganan cepat ruas jalan provinsi di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Selasa 24 Februari 2026.
Peninjauan tersebut dilakukan di sela agenda Safari Ramadan untuk memastikan perbaikan sementara berjalan optimal menjelang arus mudik Lebaran.
Dalam kunjungannya, Jihan memastikan bahwa penanganan ruas Pringsewu–Pardasuka saat ini dilakukan melalui Unit Reaksi Cepat (URC) dengan sistem tambal sementara.
Untuk ruas Pringsewu, perbaikan dilakukan sepanjang 3,8 kilometer, sementara pada segmen Pardasuka–Pringsewu ditangani sepanjang 600 meter.
BACA JUGA:Kenali Ruptur Jantung, Kondisi Darurat yang Bisa Terjadi Mendadak
“Hari ini kita Safari Ramadan sekaligus meninjau penanganan jalan ruas Pringsewu–Pardasuka. Saat ini masih penanganan sementara melalui URC. Insyaallah bulan Maret mulai penanganan rigid beton,” ujar Jihan di lokasi.
Ia menegaskan bahwa seluruh penanganan ruas jalan provinsi diawali dengan perbaikan sementara melalui URC sebelum masuk tahap permanen menggunakan rigid beton pada Maret mendatang.
Di ruas Pringsewu–Pardasuka sendiri terdapat tiga segmen yang difokuskan pada penanganan sementara sepanjang 600 meter.
Langkah ini dilakukan agar kondisi jalan lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat, khususnya menjelang Lebaran.
BACA JUGA:Warga Pampangan Geger, Pria 67 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya
Menanggapi kritik masyarakat terkait kondisi jalan, Jihan menyatakan pemerintah menerima hal tersebut sebagai bagian dari aspirasi publik.
“Kritik itu bagian dari aspirasi masyarakat. Kreativitas dalam mengekspresikan juga bagus. Itu menjadi momentum bagi kami untuk bekerja lebih giat dan lebih tertekan agar hasilnya maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas menyoroti persoalan drainase yang menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan.
Menurutnya, genangan air yang terlalu lama di badan jalan mempercepat kerusakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
