Polres Pesisir Barat Lakukan Identifikasi Dua Mayat Misterius di Pantai Walur
Polres Pesbar lakukan proses identifikasi dua mayat tanpa identitas di Pantai Walur. foto -- dok.--
PESBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Polres Pesisir Barat bergerak cepat menyelidiki penemuan dua mayat tanpa identitas yang ditemukan di pesisir Pantai Pekon Walur, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu (1 Februari 2026). Kedua jenazah ditemukan di lokasi yang berdekatan.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Ps. Kasi Humas Polres Pesisir Barat Ipda Ahiruddin Putra membenarkan adanya temuan tersebut.
Ia menyebut, begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Satpolairud bersama anggota Polres Pesisir Barat langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).
“Personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan, penanganan awal, serta evakuasi terhadap jenazah bersama tim gabungan,” kata Ipda Ahiruddin Putra.
BACA JUGA:Selang Sejam, Dua Mayat Terbawa Arus Terdampar di Pantai Walur
Dikatakannya, penemuan mayat pertama berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di pinggir pantai tepatnya di sekitar Pantai Lentera Pekon Walur dalam kondisi sangat memprihatinkan.
Tubuh korban tidak utuh, tanpa kepala dan tanpa kaki sebelah kiri. Kondisi fisik menunjukkan jenazah telah lama berada di laut.
Selanjutnya, warga kembali dikejutkan dengan penemuan mayat kedua yang terdampar tidak jauh dari lokasi penemuan pertama.
Mayat kedua diketahui juga berjenis kelamin laki-laki, tanpa identitas, dengan kondisi tubuh membengkak.
BACA JUGA:Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Walur, Kondisi Tidak Utuh
Menurut Ipda Ahiruddin Putra, kedua jenazah langsung dievakuasi oleh petugas kepolisian dan dibawa ke RSUD.KH.M.Thohir untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut.
“Evakuasi dilakukan untuk kepentingan proses identifikasi dan mengetahui penyebab kematian. Saat ini kasus masih dalam penanganan dan penyelidikan Polres Pesisir Barat,” jelasnya.
Polres Pesisir Barat turut mengimbau masyarakat, khususnya warga Pesbar maupun luar daerah agar segera melapor apabila merasa kehilangan anggota keluarga. Imbauan tersebut ditujukan untuk mempercepat proses identifikasi korban.
“Hingga saat ini identitas kedua korban belum diketahui. Kami membuka ruang bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor,” tandasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
