Ciri Khas Dibanding Hidangan Serupa
Doclang memiliki sejumlah perbedaan dibanding kupat tahu atau ketoprak. Salah satunya adalah penggunaan daun patat sebagai pembungkus ketupat.
Tambahan kentang juga menjadi ciri unik. Bumbu kacangnya cenderung lebih kental dengan perpaduan gurih dan manis yang dominan.
Hidangan ini juga tidak banyak menggunakan sayuran seperti tauge. Kesederhanaan komposisinya justru menjadi daya tarik tersendiri.
BACA JUGA:Lewat SERAMBI, BI Lampung Siapkan Rp4,5 Triliun Uang Tunai Jelang Idulfitri
Cara Penyajian Tradisional
Doclang biasanya disajikan di atas piring beralas daun pisang. Ketupat dipotong-potong lalu ditata bersama tahu dan kentang.
Bumbu kacang yang telah dihaluskan disiram di atasnya dan diberi sedikit air panas agar lebih lembut. Kerupuk kemudian ditambahkan sebagai pelengkap.
Aroma daun patat yang menyatu dengan bumbu kacang menciptakan cita rasa khas. Sensasi inilah yang membuat doclang tetap digemari hingga kini.
Sebagai kuliner tradisional, doclang mencerminkan kreativitas masyarakat Bogor dalam mengolah bahan lokal. Bagi wisatawan, hidangan ini kerap direkomendasikan sebagai menu wajib coba selain asinan dan soto mie khas kota hujan tersebut.