Kebakaran Rumah di Tanjung Karang Pusat, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Kebakaran Rumah di Tanjung Karang Pusat, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Bandar Lampung Anthony Irawan, mengatakan Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat setelah menerima laporan--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Palapa, Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, pada Minggu Malam 11 April 2026. Peristiwa tersebut dilaporkan warga setempat ke Mako Tendean pada pukul 20.30 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran kota Bandar Lampung Anthony Irawan, mengatakan Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat setelah menerima laporan. 

Unit pertama diberangkatkan hanya satu menit kemudian, yakni pada pukul 20.31 WIB. Dalam waktu empat menit, unit awal sudah tiba di lokasi kejadian untuk segera melakukan penanganan.

Sebanyak delapan unit mobil pemadam dari berbagai pos siaga dikerahkan, termasuk dari Mako Tendean, Tanjung Karang Barat, Langkapura, Kedaton, Tanjung Karang Timur, dan Way Halim. Total 35 personel diterjunkan untuk memadamkan api.

BACA JUGA:Fasilitas Rusak, DPRD Bandar Lampung Minta Puskesmas Pinang Jaya Diprioritaskan

“Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.30 WIB setelah proses pemadaman menghabiskan sekitar 12 tangki air,”ucap Anthony.

Rumah yang terbakar diketahui milik Tehmi Wijaya (38), seorang pengusaha, yang tinggal bersama istri dan dua anaknya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Menurut keterangan pemilik rumah, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada bagian termis rumah yang menimbulkan percikan api.

BACA JUGA:Sukarame Jadi Magnet Usaha, Ribuan NIB Terbit di Bandar Lampung, Sektor Kuliner Mendominasi

Api kemudian membesar dan merambat hingga ke atap serta membakar berbagai barang di dalam rumah.

Sejumlah barang berharga turut hangus terbakar, di antaranya 12 unit kulkas, 12 mesin cuci, 10 televisi, 4 unit AC 2 PK, serta dua sepeda motor, yakni Vespa 150 PS dan Shogun 125 cc. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 160 meter persegi.

Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp 200 juta, berdasarkan keterangan aparat setempat.

Untuk mendukung proses pemadaman, pihak pemadam juga telah berkoordinasi dengan PLN guna memutus aliran listrik di lokasi kejadian.

BACA JUGA:WFH Tetap Diawasi Ketat, BKPSDM Bandar Lampung Terapkan Absensi Digital dan Verifikasi SPT

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: