MEDIALAMPUNG.CO.ID - Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Widodo, menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Kegiatan tersebut mengangkat ajakan untuk menggiatkan Bina Baca Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan karakter masyarakat dan penanaman nilai-nilai kebangsaan, khususnya di bulan suci Ramadhan yang sarat dengan nuansa spiritual dan kebersamaan.
Dalam sambutannya, Agus Widodo menegaskan bahwa Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai waktu peningkatan ibadah personal, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk memperkuat fondasi moral dan spiritual masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an memiliki keselarasan kuat dengan semangat Pancasila.
BACA JUGA:Minibus Terjun ke Sungai di Tanggamus, DPRD Lampung Minta Evaluasi Jembatan Tua
“Melalui Bina Baca Al-Qur’an, kita tidak hanya membangun kecakapan membaca, tetapi juga menanamkan nilai akhlak, kedisiplinan, dan rasa cinta kepada Allah serta tanah air. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam memperkokoh wawasan kebangsaan,” ujarnya.
Ia menilai, prinsip gotong royong, toleransi, keadilan, serta persatuan yang diajarkan dalam Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat di tengah keberagaman.
Agus Widodo juga menekankan bahwa keluarga dan lingkungan sosial memiliki peran sentral dalam membentuk generasi yang religius sekaligus nasionalis.
Menurutnya, pembinaan sejak dini akan melahirkan masyarakat yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kokoh.
BACA JUGA:DPRD Lampung Dukung Penguatan Pelayanan Publik Lewat Penyerahan Opini Ombudsman
Kegiatan PIP-WK yang dikemas dalam nuansa Ramadhan ini diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, sehingga pesan kebangsaan dapat diterima secara utuh dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Warga tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta terlibat aktif dalam diskusi interaktif terkait peran masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat Ramadhan dapat menjadi energi positif untuk membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.