Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Ekraf Lampung, Targetkan Tembus Pasar Global

Minggu 15-02-2026,18:47 WIB
Reporter : Dedi Andrian
Editor : Budi Setiawan

Angka tersebut diproyeksikan meningkat hingga 50 persen pada 2026.

Gubernur Mirza pun mengajak seluruh perangkat daerah dan pelaku ekonomi kreatif untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperkuat manajemen rantai pasok. 

Pemerintah Provinsi Lampung, tegasnya, siap mendampingi pelaku ekraf agar mampu menembus pasar internasional.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa tren industri kreatif global kerap lahir dari negara dengan akar budaya kuat seperti Amerika Serikat, Jepang, India, dan Korea Selatan. 

BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Jamin Pasokan Pangan Stabil Menjelang Ramadhan 2026

Ia optimistis Indonesia, termasuk Lampung, memiliki potensi serupa untuk tampil di panggung dunia.

Untuk mendukung target tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif menggulirkan sejumlah langkah strategis, di antaranya kerja sama dengan Kementerian Keuangan dalam penyediaan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus sektor kreatif hingga Rp500 juta per pelaku usaha.

Di sisi kelembagaan, Menekraf juga mendorong pemerintah daerah membentuk Dinas Ekonomi Kreatif guna memperkuat ekosistem industri kreatif. 

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Lampung dan sejumlah kabupaten/kota yang mulai memasukkan nomenklatur ekonomi kreatif dalam struktur organisasi perangkat daerah.

BACA JUGA:Tausiyah Ustadz Abdul Somad Warnai Doa untuk Negeri di Bandar Lampung

Ke depan, Kementerian Ekonomi Kreatif akan memfokuskan 80 persen perannya sebagai akselerator bagi pelaku usaha yang telah berdaya saing agar mampu menembus pasar global.

“Tugas kami adalah mencari local hero untuk didorong ke pasar nasional, serta menemukan national champion untuk dibawa go global,” pungkasnya.

Kategori :