KKN ITERA Hadirkan Peta Digital untuk Pembangunan Tiyuh Mulya Kencana

Sabtu 14-02-2026,14:52 WIB
Reporter : Rinto Arius
Editor : Budi Setiawan

Transparansi informasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap kondisi dan potensi desa.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM ITERA Periode ke-16, Qurotal Aini, S.Si., M.T., menilai program ini mencerminkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi konkret berbasis keilmuan. 

Peta sarana dan prasarana tidak sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi juga berfungsi sebagai fondasi penting dalam perencanaan pembangunan desa jangka panjang.

Melalui program ini, Kelompok 64 KKN-PPM ITERA berharap hasil kerja mereka dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai data pendukung pembangunan. 

BACA JUGA:Nuansa Budaya Dan Pesan Persatuan Warnai Musancab Pdi Perjuangan Bandar Lampung

Inisiatif tersebut sekaligus menjadi bukti sinergi antara mahasiswa, akademisi, dan pemerintah tiyuh dalam mewujudkan pembangunan wilayah yang lebih terencana, transparan, dan berbasis data.

Kepalo Tiyuh Mulya Kencana, Suyanta, menyampaikan bahwa kehadiran peta digital tersebut menjadi instrumen strategis dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih terarah, akurat, dan berbasis data lapangan. 

Ia juga mengapresiasi dedikasi serta inovasi mahasiswa KKN ITERA yang telah berkontribusi nyata menghadirkan terobosan bermanfaat bagi kemajuan tiyuh.

Adapun mahasiswa Kelompok 64 KKN-PPM ITERA yang terlibat dalam program ini berasal dari berbagai program studi, yakni Andar Rotua P. Simamora dari S1 Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu, Dirga Anugrah Tarigan dari S1 Teknik Elektro, Deva Adhitya Pradana dari S1 Teknik Industri, Dhiya Ulhaq Kamilah dari S1 Farmasi, Pitri Syafdas dari S1 Teknik Material, Muffida Nur Ajlina dari S1 Teknik Perkeretaapian, Rida Yani Simanjuntak dari S1 Teknik Lingkungan, Sahar MC Simare Mare S1 Teknik Kelautan, serta Lulu Aulia Balqis dari S1 Sains Aktuaria. Kolaborasi lintas disiplin ini memperkuat kualitas pemetaan dan analisis data yang dihasilkan.(*)

Kategori :