Waspada Joki Pinjaman DANA: Modus Penipuan Digital yang Kian Marak

Senin 09-02-2026,12:35 WIB
Reporter : Arif Setiawan
Editor : Budi Setiawan

3. Permintaan Biaya di Awal

Pelaku biasanya meminta sejumlah dana dengan alasan biaya administrasi, deposit, atau percepatan pencairan. Setelah uang dikirim, komunikasi terputus dan pelaku menghilang.

4. Permintaan Data Sensitif

Penipu sering meminta foto KTP, swafoto, hingga kode OTP atau PIN DANA. Memberikan informasi ini berarti membuka akses penuh terhadap akun dompet digital Anda.

BACA JUGA:Dunia Kerja Berubah Cepat, Anak Muda Menyesuaikan Diri

Dampak Terjerat Pinjaman Online Ilegal

Menurut data Satgas Waspada Investasi (SWI) hingga Januari 2026, ribuan entitas pinjol ilegal telah ditutup. Meski demikian, pelaku terus bermunculan dengan identitas baru.

Beberapa risiko serius yang dapat dialami korban antara lain:

Penagihan tidak manusiawi, berupa ancaman, intimidasi, dan teror berulang.

BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BRI 2026, Simulasi Pinjaman Mulai Rp 10 Juta untuk Modal UMKM

Penyebaran data pribadi, termasuk menghubungi kontak keluarga dan rekan kerja.

Bunga dan denda tidak wajar, yang membuat utang membengkak dalam waktu singkat.

Cara Aman Menggunakan Layanan DANA

Apabila Anda membutuhkan pinjaman, pastikan hanya mengakses layanan yang tersedia langsung di dalam aplikasi resmi DANA. Hindari segala bentuk transaksi di luar sistem aplikasi.

BACA JUGA:Wabup Lamsel Lepas Insan Pers Menuju Puncak HPN di Banten

Perlu diingat, pihak DANA tidak bertanggung jawab atas kerugian akibat transaksi yang dilakukan melalui jalur tidak resmi. Selalu tingkatkan kewaspadaan dan jangan mudah tergiur janji instan.

Kategori :