MEDIALAMPUNG.CO.ID – Rambut rontok kerap dianggap masalah ringan, padahal jika terjadi terus-menerus dapat menjadi sinyal bahwa tubuh kekurangan nutrisi penting.
Rambut yang menipis, mudah patah, atau sering tertinggal di sisir dan bantal menunjukkan folikel rambut tidak memperoleh asupan gizi yang optimal. Selain dipengaruhi faktor hormon, stres, dan kebiasaan styling, kekurangan vitamin serta mineral menjadi penyebab utama rambut rontok berkepanjangan.
Rambut tumbuh dari folikel yang berada di kulit kepala. Agar folikel mampu menghasilkan rambut yang kuat dan sehat, tubuh memerlukan kombinasi vitamin, mineral, protein, serta lemak sehat.
Ketika salah satu nutrisi tersebut tidak terpenuhi, siklus pertumbuhan rambut bisa terganggu sehingga rambut lebih cepat memasuki fase rontok.
BACA JUGA:Klaim DANA Kaget 7 Februari 2026 Tanpa Upgrade
Biotin (Vitamin B7) sebagai Pendukung Struktur Keratin
Biotin berperan penting dalam membantu tubuh mengubah nutrisi menjadi energi serta mendukung pembentukan keratin, yaitu protein utama penyusun rambut.
Kekurangan biotin sering dikaitkan dengan rambut yang tampak kusam, rapuh, dan mudah patah, sehingga kerontokan pun lebih sulit dihindari.
Asupan biotin dapat diperoleh secara alami dari telur, kacang-kacangan, kedelai, pisang, dan gandum utuh yang mudah dijumpai dalam menu sehari-hari.
BACA JUGA:Prabu Siliwangi: Raja Besar Pajajaran dan Simbol Kejayaan Tanah Sunda
Zinc untuk Menjaga Kesehatan Folikel Rambut
Zinc merupakan mineral yang berperan dalam perbaikan jaringan dan menjaga fungsi kelenjar minyak di kulit kepala.
Ketika kadar zinc dalam tubuh rendah, folikel rambut menjadi lebih lemah, pertumbuhan rambut melambat, dan kerontokan pun meningkat.
Sumber zinc alami antara lain daging merah, tiram, biji labu, kacang mete, serta produk susu yang dapat membantu menjaga keseimbangan nutrisi rambut.
BACA JUGA:Hujan Deras Sebabkan Genangan di Campang Raya, Pemkot Bandar Lampung Lakukan Penanganan Cepat