MEDIALAMPUNG.CO.ID - Maraknya pesan spam di WhatsApp yang berisi promosi judi online dan pinjaman online ilegal semakin meresahkan masyarakat.
Pesan-pesan tersebut umumnya dikirim oleh nomor tak dikenal secara massal dan menawarkan kemudahan pinjaman instan dengan janji manis yang berujung pada risiko besar.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sejak tahun 2017 hingga akhir 2024 tercatat sebanyak 9.610 platform pinjaman online ilegal telah ditutup.
Sebagian besar dari layanan ilegal ini menjalankan aksinya dengan menyebarkan penawaran melalui pesan singkat dan WhatsApp, padahal penyedia pinjaman resmi tidak pernah melakukan promosi melalui pesan pribadi.
BACA JUGA:Peluang UMKM di 2026, KUR BRI Tawarkan Cicilan Ringan dan Plafon Fleksibel
Tak hanya itu, Indonesia juga masuk dalam jajaran negara dengan tingkat spam komunikasi tertinggi di dunia. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami langkah-langkah pencegahan agar tidak menjadi korban spam dan penipuan digital, khususnya yang berkaitan dengan pinjol ilegal.
Cara Mencegah Nomor WhatsApp Menjadi Target Spam
Upaya pencegahan sangat penting agar nomor WhatsApp tidak mudah disalahgunakan oleh pelaku spam. Berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan:
1. Batasi Penyebaran Nomor Pribadi
BACA JUGA:KUR BRI 2026 Plafon Rp 50 Juta, Solusi Pembiayaan Usaha dengan Cicilan Terjangkau
Hindari membagikan nomor WhatsApp secara terbuka di media sosial, kolom komentar, atau forum publik. Nomor yang mudah diakses publik berpotensi dikumpulkan dan dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mengirimkan spam.
2. Selektif Bergabung dengan Grup WhatsApp
Jangan mudah menerima undangan grup dari orang yang tidak dikenal. Grup anonim sering dijadikan sarana penyebaran iklan ilegal dan penipuan. Manfaatkan pengaturan privasi WhatsApp agar hanya kontak tertentu yang dapat menambahkan Anda ke dalam grup.
3. Optimalkan Pengaturan Privasi Akun
BACA JUGA:Terjerat Daftar Hitam FDC Pinjol: Risiko Serius yang Mengancam Masa Depan Finansial