Rekomendasi Dosis Berdasarkan Jenis Infeksi
Pada kasus amebiasis, anak biasanya memerlukan dosis yang relatif lebih tinggi dibandingkan infeksi lainnya.
Dosis harian berkisar antara 35 hingga 50 miligram per kilogram berat badan dan dibagi dalam tiga kali minum.
Lama pengobatan umumnya berlangsung sekitar satu minggu hingga sepuluh hari, tergantung respons tubuh anak terhadap terapi.
BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Perketat Pengawasan Dapur Program Makan Bergizi Gratis
Untuk giardiasis, dosis yang diberikan cenderung lebih rendah. Anak biasanya mendapatkan sekitar 15 miligram per kilogram berat badan per hari, juga dibagi dalam beberapa kali pemberian. Durasi pengobatan berkisar antara lima sampai tujuh hari sesuai petunjuk dokter.
Sementara itu, pada infeksi bakteri anaerob, dosis metronidazole umumnya berada di kisaran 20 hingga 30 miligram per kilogram berat badan per hari.
Jumlah ini disesuaikan dengan tingkat keparahan infeksi dan kondisi klinis anak selama masa perawatan.
Perlu digarisbawahi bahwa angka-angka tersebut bersifat panduan umum. Dokter dapat menaikkan atau menurunkan dosis sesuai kebutuhan medis anak.
BACA JUGA:Game Penghasil Uang 2026, Saldo DANA Gratis Diklaim Tembus Rp222 Ribu
Cara Pemberian Metronidazole agar Lebih Aman
Pemberian metronidazole yang benar sangat penting untuk menghindari gangguan pencernaan dan memastikan efektivitas obat. Metronidazole sebaiknya diminum setelah makan untuk mengurangi risiko mual atau nyeri lambung. Orang tua juga perlu memastikan obat diberikan sesuai jadwal agar kadar obat dalam darah tetap stabil.
Pengobatan tidak boleh dihentikan secara tiba-tiba meskipun gejala infeksi tampak membaik. Menghentikan antibiotik sebelum waktunya berisiko menyebabkan infeksi kambuh atau timbulnya resistensi obat.
Untuk sediaan cair atau sirup, penggunaan sendok takar sangat dianjurkan agar dosis yang diberikan benar-benar sesuai.
BACA JUGA:Kolak Pattola Madura: Sajian Manis Tradisional dengan Cita Rasa Khas Pulau Garam
Efek Samping Metronidazole yang Perlu Diperhatikan