Satu Jenazah di Pantai Walur Teridentifikasi, Polres Pesbar Lanjut Autopsi

Satu Jenazah di Pantai Walur Teridentifikasi, Polres Pesbar Lanjut Autopsi

Satu jenazah di Pantai Walur belum teridentifikasi karena kondisi tubuh tidak lengkap.-Foto dok.-

PESBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Kepolisian Resor Pesisir Barat (Polres Pesbar) berhasil mengidentifikasi satu dari dua jenazah yang ditemukan di Pantai Walur, Kecamatan Krui Selatan, pada Minggu, 1 Februari 2026.

Identifikasi ini menjadi langkah awal kepolisian dalam mengungkap peristiwa yang sempat menggegerkan masyarakat setempat.

Jenazah yang telah teridentifikasi diketahui bernama Sukirman (53). Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Way Halami, Kecamatan Lemong.

Kepastian identitas tersebut diperoleh setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

BACA JUGA:Polres Pesisir Barat Lakukan Identifikasi Dua Mayat Misterius di Pantai Walur

Kasat Reskrim Polres Pesbar, Iptu RA Miya Ratih, yang mendampingi Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.IK., M.M., membenarkan informasi tersebut.

Melalui pesan WhatsApp, ia menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan terhadap jenazah yang ditemukan dalam kondisi utuh.

“Untuk sementara baru satu jenazah yang berhasil diidentifikasi, yakni jenazah yang ditemukan dalam kondisi utuh atas nama Sukirman (53), yang dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Way Halami, Lemong,” ungkapnya.

Menurutnya, identifikasi korban dilakukan berdasarkan hasil visum luar serta pencocokan sidik jari.

BACA JUGA:Selang Sejam, Dua Mayat Terbawa Arus Terdampar di Pantai Walur

Dari proses tersebut, kepolisian dapat memastikan identitas Sukirman secara resmi. “Identifikasi dilakukan berdasarkan visum luar dan sidik jari korban,” jelasnya.

Sementara itu, satu jenazah lainnya yang ditemukan di lokasi yang sama hingga kini belum dapat diidentifikasi.

Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi tidak lengkap, yakni tanpa kepala dan kaki sebelah kiri, sehingga menyulitkan petugas dalam melakukan identifikasi awal di lapangan.

“Terhadap satu jenazah lainnya yang ditemukan tanpa kepala dan kaki sebelah kiri, proses identifikasi masih terus dilakukan karena sidik jari korban sulit terbaca,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: