Panduan Lengkap Dosis Metronidazole untuk Anak agar Aman dan Efektif
Dosis metronidazole untuk anak harus disesuaikan dengan berat badan, jenis infeksi, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan. - Foto freepik--
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Metronidazole merupakan salah satu obat yang cukup sering diresepkan dokter untuk mengatasi berbagai infeksi pada anak, khususnya yang disebabkan oleh parasit dan bakteri tertentu.
Meski tergolong obat yang efektif, penggunaan metronidazole pada anak tidak boleh sembarangan.
Dosis yang tepat, cara pemberian yang benar, serta pengawasan orang tua sangat menentukan keberhasilan pengobatan sekaligus mencegah risiko efek samping.
BACA JUGA:Dua Pelaku Curanmor di Panjang Dibekuk, Polisi Buru Satu Tersangka Lain
Mengenal Metronidazole dan Perannya pada Kesehatan Anak
Metronidazole termasuk golongan antibiotik sekaligus antiprotozoa. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan dan perkembangan mikroorganisme penyebab infeksi, terutama bakteri anaerob dan parasit.
Pada anak-anak, metronidazole umumnya diresepkan ketika ditemukan infeksi tertentu yang memang terbukti sensitif terhadap obat ini.
Beberapa kondisi yang sering memerlukan metronidazole antara lain infeksi saluran pencernaan akibat parasit, amebiasis usus maupun hati, giardiasis, serta infeksi tertentu di area mulut, gigi, dan gusi.
Karena tidak semua infeksi membutuhkan antibiotik jenis ini, penggunaan metronidazole harus berdasarkan pemeriksaan dan diagnosis medis yang jelas.
BACA JUGA:Retribusi Parkir Jauh dari Target, Badri Yusuf Dorong Digitalisasi Total
Prinsip Penentuan Dosis Metronidazole pada Anak
Dosis metronidazole untuk anak tidak ditentukan secara umum atau disamaratakan. Dokter akan mempertimbangkan beberapa faktor penting, seperti usia anak, berat badan, jenis infeksi, serta tingkat keparahan penyakit.
Penyesuaian ini bertujuan agar obat bekerja maksimal tanpa membebani tubuh anak.
Secara umum, dosis metronidazole pada anak dihitung berdasarkan berat badan dalam satuan miligram per kilogram per hari, kemudian dibagi menjadi beberapa kali pemberian agar penyerapannya lebih stabil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




