Jika asupan protein melebihi kebutuhan tubuh, kelebihan asam amino akan diuraikan terutama di hati.
Proses ini menghasilkan zat sisa berupa nitrogen yang diubah menjadi urea dan dikeluarkan melalui ginjal.
Sisa molekul lainnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi atau disimpan sebagai cadangan energi tubuh.
BACA JUGA:Proyek Drainase Untung Suropati Disorot DPRD, Kualitas Dipertanyakan Meski Sudah PHO
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Metabolisme Protein
Efektivitas metabolisme protein dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Jumlah serta kualitas protein yang dikonsumsi menjadi faktor utama, karena protein berkualitas tinggi mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.
Usia juga memengaruhi kebutuhan protein, di mana anak-anak, orang dewasa, dan lansia memiliki kebutuhan yang berbeda. Kondisi kesehatan organ seperti hati, ginjal, dan sistem pencernaan turut menentukan kelancaran metabolisme protein.
Selain itu, aktivitas fisik, keseimbangan hormon, serta status gizi secara keseluruhan berperan penting dalam menentukan bagaimana tubuh memanfaatkan protein.
BACA JUGA:Sempat Bikin Waswas, TPG 13-THR Lampung Selatan Dipastikan Cair Bulan Ini
Gangguan yang Dapat Terjadi pada Metabolisme Protein
Ketika metabolisme protein tidak berjalan normal, berbagai gangguan kesehatan dapat muncul. Kekurangan protein dapat menyebabkan penurunan massa otot, gangguan pertumbuhan, tubuh mudah lelah, serta menurunnya daya tahan tubuh terhadap infeksi.
Gangguan fungsi hati dapat menghambat pengolahan asam amino dan menyebabkan penumpukan zat beracun dalam tubuh. Masalah pada ginjal juga berisiko mengganggu pembuangan sisa metabolisme protein, sehingga zat sisa nitrogen menumpuk dalam darah.
Selain itu, terdapat kelainan metabolik bawaan yang bersifat genetik, di mana tubuh tidak mampu mengolah jenis asam amino tertentu sehingga memerlukan pengaturan pola makan khusus sejak dini.
BACA JUGA:Smartwatch Murah Terbaik 2026 untuk Fitness, Ini Daftar dan Harganya
Pentingnya Menjaga Keseimbangan Metabolisme Protein
Metabolisme protein memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan fungsi tubuh secara menyeluruh.
Proses ini memastikan protein yang dikonsumsi dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mendukung energi, pertumbuhan, perbaikan jaringan, serta sistem kekebalan tubuh.
Oleh karena itu, menjaga pola makan seimbang dengan asupan protein yang cukup dan berkualitas, disertai gaya hidup sehat, menjadi langkah penting untuk mendukung metabolisme protein yang optimal dan mencegah berbagai gangguan kesehatan di kemudian hari. (*)